PSGC Ciamis memastikan lolos ke babak 8 besar Liga Nusantara 2025/2026 sebagai juara grup B usai menaklukkan Tri Brata Rafflesia dengan skor 2-1. Laga tersebut berlangsung di Stadion Kota Barat, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026) sore.
Meski menyisakan dua pertandingan di grup B, namun perolehan poin PSGC Ciamis tak dapat lagi dikejar oleh tim lain. Laskar Singacala mengumpulkan 28 poin dari 8 kali menang, 4 kali seri dan 1 kali kalah. Di posisi kedua ada Persitara dengan 17 poin, dan Pekanbaru FC di posisi ketiga dengan 16 poin. Meski pun dua tim ini menang di tiga laga tetap tak dapat mengejar perolehan poin PSGC di puncak klasemen.
Jalannya pertandingan PSGC Ciamis vs Tri Brata Rafflesia, di babak pertama kedua tim bermain terbuka. Saling jual beli serangan pun tersaji di lapangan. Tri Brata Rafflesia unggul lebih dulu di menit 41. Sundulan Qoyum Nazaludin Muhammad tak mampu diantisipasi penjaga gawang PSGC M Ridho. Skor 0-1 untuk Tri Brata Rafflesia bertahan hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, PSGC Ciamis mencoba bangkit untuk mengejar kemenangan. Baru di menit 75, Haikal Khalil Fatta mencetak gol penyeimbang 1-1 dengan memanfaatkan bola yang lepas dari pelukan penjaga gawang Tri Brata. Di menit 81, PSGC Ciamis berbalik unggul 2-1 lewat akselerasi sang kapten Ganjar Kurniawan dengan tendangan kerasnya dari sisi kiri. Skor 2-1 untuk kemenangan PSGC Ciamis bertahan hingga akhir pertandingan.
CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan meski masih tersisa beberapa pertandingan, PSGC Ciamis dipastikan lolos ke babak 8 besar.
“Masih menyisakan pertandingan, kita berjuang dan berupaya untuk tidak kehilangan poin di sisa pertandingan,” ujar Herdiat.
Di sisa pertandingan sebelum menatap babak 8 besar, PSGC Ciamis akan memberikan kesempatan untuk pemain muda supaya mendapatkan waktu bermain.
“Ada beberapa pemain muda di bawah usia 21 tahun, belum mendapat kesempatan main. Kita akan beri kesempatan di sisa pertandingan ini,” ucapnya.
Herdiat yang juga Bupati Ciamis mengucapkan terima kasih kepada pemain, jajaran pelatih dan pengurus PSGC atas kerja keras dan perjuangannya.
“Ini hasil yang luar biasa, bukan perjuangan yang gampang. Kita optimis mudah-mudahan target lolos ke liga 2 tercapai, karena kita 4 tahun hanya nyaris lolos promosi,” tegasnya.







