Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Xabi Alonso resmi mengakhiri kiprahnya sebagai pelatih Real Madrid. Keputusan itu langsung diikuti gelombang ucapan perpisahan dari para pemain Los Blancos yang terkejut dengan kepergian sang pelatih.
Diketahui, Madrid dan Alonso memilih berpisah jalan hanya sehari setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Dengan keputusan ini, Alonso menutup masa tugasnya yang terbilang singkat, hanya tujuh bulan sejak ditunjuk menggantikan Carlo Ancelotti pada musim panas lalu. Pelatih berusia 44 tahun itu pun meninggalkan kursi kepelatihan lebih cepat dari perkiraan banyak pihak.
Kepergian Alonso disebut datang mendadak, bahkan bagi para pemainnya sendiri. Kabar tersebut baru diketahui Kylian Mbappe dan rekan-rekannya setelah pengumuman resmi dirilis oleh klub.
Mbappe menjadi pemain pertama yang menyampaikan reaksinya secara terbuka. Melalui unggahan Instastory, bintang asal Prancis itu mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Alonso.
“Memang singkat, tapi merupakan sebuah kebahagiaan bisa bermain untukmu dan belajar darimu,” tulis Mbappe dikutip infoSport.
Ia juga menyoroti kepercayaan yang diberikan Alonso sejak hari pertama serta karakter sang pelatih di sisi taktik dan visi permainan.
“Terima kasih karena memberiku kepercayaan diri dari hari pertama. Aku akan mengingatmu sebagai seorang pelatih dengan ide-ide yang jelas, dan yang tahu banyak soal sepakbola. Semoga sukses di dalam menjalani bab baru Anda,” lanjut Mbappe dalam keterangannya di sebuah foto bersama Xabi Alonso.
Ucapan perpisahan juga disampaikan gelandang muda Arda Guler. Pemain asal Turki itu mengaku mendapatkan banyak kepercayaan dan ruang berkembang di bawah asuhan Alonso. Selama dilatih mantan gelandang Madrid tersebut, Guler mencatatkan 4 gol dan 10 assist dari 34 penampilan.
“Pak Xabi Alonso, terima kasih karena telah yakin kepadaku dan percaya kepadaku sejak hari pertama. Setiap obrolan, setiap detail, setiap tuntutan membantuku membentuk permainanku dan mencapai level yang lebih tinggi,” tulis Guler dalam sebuah unggahan foto di Instagram.
Ia menegaskan kontribusi Alonso memiliki dampak besar bagi perkembangan kariernya. “Aku sangat berterima kasih atas semua kontribusimu di dalam karierku. Keyakinanmu kepadaku telah membuatku jadi pemain yang lebih baik. Semoga Anda dan tim Anda mendapatkan lebih banyak sukses di masa depan. Pengaruh yang Anda berikan akan selalu bersamaku,” jelasnya.
Selain Mbappe dan Guler, beberapa pemain lain juga ikut menyampaikan salam perpisahan. Dean Huijsen dan Aurelien Tchouameni menuliskan pesan singkat namun penuh apresiasi.
“Untuk semua yang telah kita lalui, aku berharap yang terbaik untuk masa depanmu,” tulis Huijsen.
“Terima kasih atas semuanya! Merupakan sebuah kegembiraan bisa belajar dari salah satu yang terbaik sepanjang masa. Mengharapkan yang terbaik untuk perjalananmu,” kata Tchouameni.
Tak butuh waktu lama, Real Madrid langsung bergerak menunjuk pelatih baru. Klub mempromosikan Alvaro Arbeloa dari tim cadangan ke tim utama. Mantan bek kanan Madrid itu dijadwalkan menjalani debutnya sebagai pelatih kepala pada laga Copa del Rey melawan Levante, akhir pekan ini.
Kepergian Alonso memang singkat, namun jejaknya meninggalkan kesan mendalam bagi para pemain yang sempat merasakan langsung sentuhan ide dan kepemimpinannya.
Artikel ini telah tayang di infoSport







