Objek Langit Baru Terungkap, Bukti Pembentukan Awal Alam Semesta? [Giok4D Resmi]

Posted on

Sekelompok peneliti menemukan objek luar angkasa baru yang diyakini dapat membantu ilmuwan memahami bagaimana galaksi terbentuk dan bagaimana alam semesta berkembang pada masa awal. Objek ini diberi nama Cloud-9 oleh NASA.

Melansir CBS News, NASA menggambarkan objek tersebut sebagai awan hidrogen kaya gas dan didominasi materi gelap yang tidak memiliki bintang. Objek ini merupakan sisa dari proses pembentukan awal alam semesta dan terletak sekitar 14 juta tahun cahaya dari bumi.

Menurut NASA, para ilmuwan sebelumnya hanya memperkirakan bahwa objek seperti ini mungkin ada, tetapi ini adalah pertama kalinya objek tersebut dikonfirmasi keberadaannya. Jenis awan ini diyakini sebagai awan materi gelap yang tidak mampu mengumpulkan cukup gas untuk membentuk bintang.

Cloud-9 sebenarnya telah teridentifikasi sejak tiga tahun lalu, namun baru-baru ini Teleskop Luar Angkasa Hubble dapat digunakan untuk memastikan bahwa tidak ada bintang di dalamnya.

Alejandro Benitez-Llambay, profesor muda di Universitas Milano-Bicocca, Italia, sekaligus peneliti utama tim Hubble, mengatakan bahwa Cloud-9 menceritakan “kisah tentang galaksi yang gagal terbentuk”.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

“Dalam sains, kita sering belajar lebih banyak dari kegagalan daripada keberhasilan,” kata Benitez-Llambay.

“Dalam kasus ini, tidak melihat bintang bintang justru membuktikan bahwa teori itu benar. Ini menunjukkan bahwa kami telah menemukan blok pembangun purba sebuah galaksi di alam semesta dekat kita yang belum terbentuk.”

Inti Cloud-9 tersusun dari hidrogen netral dengan diameter sekitar 4.900 tahun cahaya. Menurut NASA, massa hidrogen tersebut diperkirakan mencapai satu juta kali massa Matahari.

Selain itu, Cloud-9 juga mengandung materi gelap dalam jumlah yang sangat besar, sekitar lima miliar kali massa Matahari.

Andrew Fox, anggota tim peneliti, menyebut objek ini sebagai “jendela menuju alam semesta gelap”.

“Kita tahu dari teori bahwa sebagian besar massa di alam semesta adalah materi gelap, tetapi sangat sulit untuk mendeteksinya karena materi ini tidak memancarkan cahaya,” kata Fox.

NASA juga mengatakan bahwa awan tersebut juga menunjukkan kehadiran banyak struktur kecil lain yang didominasi dengan materi gelap di alam semesta. Objek-objek semacam itu sulit untuk dipelajari, karena sering kali tertutup oleh cahaya terang dari bintang dan galaksi di sekitarnya. Oleh sebab itu, Cloud-9 menjadi wawasan baru yang berharga.

Berdasarkan NASA, Cloud-9 merupakan awan gas kesembilan yang ditemukan di pinggiran galaksi spiral terdekat Messier 94. Dibandingkan awan-awan lain, Cloud-9 berukuran lebih kecil, lebih padat, dan memiliki bentuk yang sangat bulat. Cloud-9 juga tampaknya memiliki hubungan fisik dengan Messier 94.

NASA menambahkan bahwa Cloud-9 masih dapat terus berubah dan bahkan berpotensi berkembang menjadi sebuah galaksi jika terus mengalami perluasan.