Cara NasDem Jabar Sulap Kantor Partai Jadi Ramah Anak

Posted on

Bandung

Suasana Kantor DPW NasDem Jabar di Jalan Cipaganti, Kota Bandung, terasa hangat tatkala ratusan anak usia PAUD, SD, hingga SMP melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Situasi kian syahdu saat anak-anak ini berselawat dan fokus mendengarkan ceramah.

Tak sekadar mendalami ilmu agama, mereka merupakan peserta lomba dalam kegiatan Fastabiqul Khairat yang berlangsung sejak 6 Maret lalu dan berakhir hari ini, Sabtu (14/3/2024).

Ketua DPW Partai NasDem Jabar, Mamat Rachmat, mengatakan Fastabiqul Khairat ke-10 sangat diminati oleh anak-anak. Memasuki usia satu dekade, antusiasme masyarakat terhadap program ini dinilai terus meningkat pesat.

“Awalnya kita membuat kegiatan Fastabiqul Khairat ini untuk menampung anak-anak di sekitar DPW Cipaganti. Buat kegiatan ngabuburit yang positif dengan kegiatan ada lomba mengaji, lomba azan, hafalan Quran, dan cerdas cermat,” kata Mamat.

Mamat mengungkapkan, jika sebelumnya hanya merangkul warga sekitar Cipaganti, kini acara tersebut sukses diikuti oleh 600 peserta dari enam kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Kami berharap depannya, ajang ini bisa diselenggarakan secara serentak di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat,” ungkapnya.

“Skemanya, perlombaan akan digelar sebulan penuh di masing-masing tingkat DPD sebelum akhirnya puncaknya ditarik ke tingkat provinsi di DPW Jabar,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, terdapat tujuh kategori yang diperlombakan. Selain memperluas cakupan wilayah, DPW Partai NasDem Jabar juga berencana menambah kategori lomba pada masa mendatang.

Pada acara penutupan, para pemenang lomba diberikan hadiah. Selain itu, panitia juga menyelenggarakan kegiatan pemberian santunan bagi anak yatim.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, mengenang kembali sejarah lahirnya acara ini. Saan masih ingat saat ia menggagas kegiatan Fastabiqul Khairat pada Juni 2016, ketika dirinya mulai menjabat sebagai Ketua DPW NasDem Jabar.

“Saya ingin menghapus stigma kaku pada kantor partai politik,” ujar Saan.

Menurutnya, kantor NasDem Jawa Barat harus mudah diakses oleh semua kelompok masyarakat dan terasa nyaman layaknya rumah sendiri.

“Orang tidak kaku datang ke sini, orang tidak sungkan datang ke kantor. Gimana caranya awal-awal, pas kebetulan ada bulan Ramadan, ya saya gagas acara untuk anak-anak agar puasanya nggak terasa,” terang Saan.

Halaman 2 dari 2