Ciamis –
Kabar duka datang dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar). Seorang anak kecil bernama Arkenan (5), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari hilang terseret saluran air.
Bocah asal Perum Lembah Medina, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, itu ditemukan sudah tak bernyawa di Sungai Citanduy tepatnya di Leuwi Cariang (Bulak Biru), Kelurahan Benteng, Jumat (13/3/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Arkenan sebelumnya telah menghilang sejak Selasa (10/3) malam.
Dalam suasana penuh duka, korban waktu itu dilaporkan menghilang ketika berlarian di pinggir saluran air depan rumah saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Dia diduga mengejar balon yang terbawa angin ke arah saluran air tersebut.
Setelah melakukan operasi pencarian, korban akhirnya bisa ditemukan. Jasad menyangkut di batang pohon aliran Sungai Citanduy dengan jarak 1,6 kilometer dari titik awal korban hilang.
Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi jasad korban ke IPJ RSUD Ciamis menggunakan ambulans PMI. Dilihat dari ciri yang ada, jasad tersebut adalah bocah yang hilang tiga hari lalu.
“Ya benar sudah ditemukan. Pak RW di Lembah Medina sudah meyakinkan dengan ciri-ciri anak tersebut yang hilang. Seperti hanya memakai celana pendek dan dari ciri giginya. Tapi kami masih menunggu pihak keluarga satu lagi untuk memastikannya,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani saat ditemui di RSUD Ciamis, Jumat (13/3/2026).
Ani mengatakan setelah dipastikan korban adalah survivor yang dicari, jenazah akan langsung diserahkan dari Tim SAR kepada pihak keluarga.
“Kalau sudah dipastikan, jenazah akan diserahkan ke pihak keluarga,” pungkasnya.







