Warga Cirebon Serbu GCM untuk Tukar Uang Baru Jelang Lebaran - Giok4D

Posted on

Cirebon

Suasana di Grage City Mall (GCM) Cirebon terasa berbeda dari hari biasa. Sejumlah warga tampak mengantre di loket-loket yang disiapkan Bank Indonesia untuk penukaran uang menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Di antara sejumlah warga yang mengantre Sintia Wulandari salah satu warga Kota Cirebon datang dengan tujuan sama, yaitu untuk melakukan penukaran uang. Ia menyiapkan uang sebesar Rp2,8 juta untuk dibagikan saat Lebaran.

“Di sini lagi tukar uang baru. Pecahannya ada yang Rp20.000, terus ada juga yang Rp10.000,” kata dia di Kota Cirebon, Senin (9/3/2026).

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Ini adalah tahun kedua Sintia mengikuti program penukaran uang ini. Ia mengatakan antreannya lebih tertib dibanding tahun lalu.

“Kalau tahun lalu antreannya panjang banget, sekarang lebih lowong saja. Pendaftaran juga gampang,” ujar Sintia.

Selain Sintia, Fani, warga Plumbon, Kabupaten Cirebon, juga mengantre untuk menukar uang baru. Ia menukarkan uang sekitar Rp5 juta dengan pecahan mulai dari Rp50.000, Rp20.000 dan lain-lain.

“Saya tukar uang buat Lebaran. Saya awalnya dapat info dari Instagram resmi BI,” kata Fani.

Sementara itu, Kantor Perwakilan BI Cirebon menyiapkan jumlah uang yang lebih besar dibanding tahun lalu. Kepala KPw BI Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan total uang yang disiapkan mencapai total Rp3,89 triliun, naik 25,8 persen dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp3,09 triliun.

“Total ya, total kita menyediakan Rp3,89 triliun. Ini naik 25,8 persen dibandingkan realisasi 2025 yang sebesar Rp3,09 triliun,” kata Wihujeng Ayu Rengganis.

Ia menjelaskan pada tahun ini setiap penukar dapat menukar uang hingga Rp5,3 juta, naik dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,8 juta. “Satu orang penukar bisa di Rp5,3 juta. Ini sudah naik dibandingkan tahun kemarin yang Rp4,8 juta,” ujar Wihujeng.

Mekanisme penukaran tahun ini tetap menggunakan layanan digital PINTAR, yang memungkinkan masyarakat memesan waktu dan lokasi penukaran secara online. Wihujeng menyebut masyarakat di wilayah Ciayumajakuning sudah familiar dengan sistem ini.

“Kita menggunakan PINTAR ya, yang sudah dilakukan dari tahun sebelumnya. Jadi seluruh akses untuk penukaran kita lakukan melalui PINTAR dan alhamdulillah lancar,” katanya.

Selain di GCM, layanan penukaran juga tersedia di sejumlah titik lainnya, mayoritas melalui loket perbankan yang bekerja sama. Wihujeng menyebut masyarakat tetap dapat menggunakan semua titik layanan tersebut.

“Kita ada 99 titik penukaran. Mayoritas melalui loket-loket perbankan, tapi tetap kita lakukan juga melalui PINTAR,” tambah Wihujeng.