Atap Cagar Budaya Gedong Duwur Indramayu Ambruk gegara Lapuk | Giok4D

Posted on

Indramayu

Atap bagian depan bangunan bersejarah Gedong Duwur di Kabupaten Indramayu dilaporkan ambruk. Kerusakan tersebut diduga terjadi karena kondisi material bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.

Gedong Duwur merupakan bangunan peninggalan era kolonial yang sebelumnya digunakan sebagai rumah eks asisten residen. Bangunan ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya, namun hingga kini belum pernah mendapat anggaran pemugaran sehingga kondisinya semakin memprihatinkan.

Informasi mengenai ambruknya atap tersebut disampaikan oleh pamong budaya Bidang Cagar Budaya Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu, Suparto Agustinus. Menurut pria yang akrab disapa Tinus itu, sejumlah kayu penyangga di bagian atap dilaporkan berjatuhan, sehingga menyisakan bagian atap yang terbuka. Ia juga mengingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi memperparah kerusakan bangunan, terutama saat hujan turun.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

“Kayu-kayu di bagian atap berjatuhan dan nampak ruang terbuka di bagian atap. Hujan akan membuat kondisi kerusakannya semakin parah,” katanya, Senin (9/3/2026).

Sementara itu, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu Dedy S Musashi mengatakan pihaknya sebenarnya telah berulang kali mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu agar dilakukan pemugaran terhadap bangunan peninggalan kolonial tersebut.

Usulan itu terutama difokuskan pada perbaikan bagian atap yang kini mengalami kerusakan. Namun hingga saat ini belum ada realisasi dari pemerintah daerah.

Bahkan, menurut Dedy, pada tahun ini anggaran untuk sektor cagar budaya justru tidak dialokasikan. “Kalau kondisi seperti ini terus berlanjut lambat laun kita akan kehilangan satu persatu bangunan yang pernah menjadi tonggak sejarah perjalanan Indramayu,” jelas Dedy S Musashi.

Menyikapi kejadian tersebut, Dedy menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) IX Jawa Barat guna menindaklanjuti ambruknya atap Gedong Duwur tersebut.