Waspada, 3 Kebiasaan Ini Turunkan Imunitas Saat Ramadan

Posted on

Jakarta

Menjaga kesehatan selama Ramadan menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Tubuh yang bugar membantu seseorang tetap produktif menjalankan aktivitas sekaligus lancar beribadah puasa.

Namun, tanpa disadari, sejumlah kebiasaan sehari-hari justru dapat melemahkan daya tahan tubuh. Kebiasaan ini sering dianggap sepele, padahal berpengaruh besar terhadap sistem imun. Berikut tiga kebiasaan yang perlu diwaspadai.

1. Tidur Larut Malam

Begadang tidak hanya membuat tubuh lelah keesokan harinya. Kebiasaan tidur larut malam juga dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh.

Saat tidur, tubuh memproduksi protein dan antibodi yang berfungsi melawan infeksi. Ketika waktu istirahat berkurang, produksi perlindungan alami tersebut ikut menurun. Kondisi ini membuat tubuh kehilangan pertahanan utama dan lebih rentan terhadap virus penyebab flu, batuk, hingga infeksi lainnya.

2. Tidak Berolahraga

Kurangnya aktivitas fisik membuat sistem sirkulasi darah melambat. Padahal, aliran darah yang lancar membantu mengedarkan sel-sel imun ke seluruh tubuh.

Tanpa olahraga, sel kekebalan tubuh tidak bergerak optimal untuk mendeteksi dan melawan bibit penyakit. Akibatnya, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk menghadapi infeksi. Risiko jatuh sakit pun meningkat.

3. Stres Akibat Beban Pekerjaan

Tekanan pekerjaan yang berlangsung lama memicu produksi hormon kortisol secara berlebihan. Kadar kortisol yang tinggi dalam jangka panjang dapat menekan kinerja sistem imun.

Ketika sistem kekebalan tubuh melemah, respons terhadap ancaman penyakit menjadi lambat. Kondisi ini menjelaskan mengapa seseorang yang mengalami stres berat lebih mudah terserang flu atau merasakan gejala sakit lainnya.

Jika kebiasaan tersebut terus berlanjut, gejala masuk angin kerap muncul. Untuk membantu meredakan gejala, masyarakat dapat mempertimbangkan konsumsi produk herbal.

Mixagrip Herbal Greges adalah produk herbal (jamu) yang dirancang khusus untuk meredakan gejala masuk angin seperti meriang, perut kembung, mual, pegal-pegal, sakit kepala, dan tenggorokan tidak nyaman.

Produk ini mengandung jahe merah, madu, dan mint. Kandungan tersebut memberikan efek hangat, membantu menjaga daya tahan tubuh, serta cocok dikonsumsi saat tubuh terasa lelah atau setelah perjalanan jauh.

Menjaga pola tidur, rutin berolahraga, dan mengelola stres tetap menjadi langkah utama menjaga kesehatan selama Ramadan.