Cirebon –
Memasuki hari keempat bulan puasa, masjid-masjid mulai diramaikan dengan pelaksanaan salat tarawih dan buka bersama. Warga mulai menyiapkan bekal sahur lebih awal. Tidak hanya bekal, sebagian orang berbondong-bondong meningkatkan ibadah dengan melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid. Untuk memastikan ibadah berjalan khusyuk, kita perlu mengetahui jadwal salat dan imsakiyah di daerah masing-masing.
Bagi warga Cirebon dan daerah sekitarnya, penting untuk memastikan waktu imsakiyah meskipun perbedaan waktu antardaerah cenderung berdekatan. Oleh karena itu, melihat jadwal imsak terbaru dapat membantu Anda mempersiapkan diri lebih awal dan mengakhiri waktu sahur tepat waktu sehingga ibadah Ramadan berjalan dengan lancar.
Jadwal Imsakiyah Cirebon, 23 Februari 2026
- Imsak: 04.25 WIB
- Subuh: 04.35 WIB
- Dzuhur: 12.03 WIB
- Ashar: 15.09 WIB
- Maghrib: 18.10 WIB
- Isya: 19.20 WIB
Jadwal Imsakiyah Kab. Cirebon, 23 Februari 2026
- Imsak: 04.25 WIB
- Subuh: 04.35 WIB
- Dzuhur: 12.03 WIB
- Ashar: 15.10 WIB
- Maghrib: 18.11 WIB
- Isya: 19.20 WIB
Jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 se-Indonesia
Detikers juga dapat melihat jadwal imsak di kota lainnya dengan mengakses laman detikHikmah di detikcom. Berikut caranya:
- Klik link https://www.
- Pilih kota yang diinginkan pada menu Cari Kota Lainnya
- Halaman akan menampilkan jadwal imsak dan buka puasa di kota tersebut
- Jika ingin mengunduh jadwal imsak, klik tombol Download untuk menyimpan jadwal
- Jadwal imsak ini didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).
Waktu Niat Puasa Ramadan
Sebelum berpuasa penuh, kita perlu berniat agar puasa menjadi sah dan diterima sebagai ibadah di sisi Allah SWT. Namun, sebagian orang belum memahami waktu niat yang tepat. Para ulama berpendapat bahwa waktu yang tepat untuk berniat adalah sebelum waktu terbit fajar.
Melansir laman Majelis Ulama Indonesia, niat sebaiknya dilakukan jauh sebelum terbit fajar atau azan salat subuh berkumandang. Hal tersebut untuk mengantisipasi lupa dalam berniat. Hadis Nabi mempertegas kedudukan niat dalam puasa melalui riwayat di bawah ini:
مَنْ لَمْ يُجِيْعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
“Barangsiapa yang tidak niat untuk melakukan puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” (HR Tirmidzi).
Lafal Niat Puasa Ramadan
Hadis tersebut menunjukkan pentingnya berniat dalam puasa Ramadan. Anda dapat berniat di dalam hati atau melafalkannya. Sebagian ulama mengatakan niat cukup dilakukan dalam hati, tetapi beberapa ulama menganjurkan untuk melafalkan niat guna meneguhkan pendirian dan menghindari perasaan lupa. Di bawah ini merupakan lafal niat puasa Ramadan yang dapat Anda baca dan hafalkan.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”.
Sebelum memulai puasa Ramadan, persiapkan bekal sahur yang sehat dan bergizi. Selain itu, perhatikan jadwal imsakiyah di daerah masing-masing untuk memastikan waktu yang tepat. Hal terpenting lainnya sebelum Anda memulai puasa ialah berniat untuk berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.







