Bandung –
Hujan baru reda di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Tepat di salah satu perguruan tinggi ternama di Jatinangor, terdapat spot untuk ngabuburit dan mencari takjil bagi mahasiswa dan warga umum lainnya.
Spot untuk ngabuburit dan mencari takjil ini ada di Lapangan Basket yang ada di depan Masjid Raya Unpad. Lebih dari 20 stand pedagang menjajakan kuliner di kawasan tersebut.
Meski azan magrib kurang dari dua jam lagi, puluhan mahasiswa dan warga sudah berdatangan untuk mengunjungi stand-stand kuliner dan membeli makanan yang disuka.
Dari pantauan , terdapat penjual kuliner makanan dan minuman di kawasan tersebut. Untuk makanan ada makanan berat seperti sate ayam, nasi goreng, bakso, bakso tahu, chicken teriyaki hingga soto Madura.
Ada juga yang menjual dimsum, batagor kuah, bala-bala, cireng, otak-otak, gehu, karoket, takoyaki, cilor, cincin, telur gulung dan lainnya. Ada juga macam-macam makanan manis seperti cheese cake, donat, hingga mochi.
Untuk minuman ada juga minuman matcha, es teh manis, es kopi susu, macam-macam jus dan lainnya. Ada juga macam-macam kolak, es teler, es campur, es buah dan lainnya.
berkesempatan berbincang dengan Wiwit salah satu pedagang yang berjualan di kawasan ini. Wiwit sebut jika dia dan pedagang lainnya akan berjualan hingga 25 hari ke depan.
“25 hari puasa, saya jualan tahu isi, cireng, bala-bala, risoles, tahu walik,” kata Wiwit.
Wiwit mengatakan, di momen bulan Ramadhan dia selalu memanfaatkan untuk berjualan gorengan.
“Sehari-hari jualan kelontongan di Gerlam, ketika puasa jualan musiman, jualan gorengan di sini,” ujarnya.
Salah satu pengunjung Nuri (21) mengatakan, kuliner di kawasan Masjid Raya Unpad cukup banyak.
“Kulinernya banyak macamnya. Harganya affordable (terjangkau) banget,” kata Nuri.
Nuri datang ke kawasan tersebut bersama teman-temannya yang merupakan mahasiswa Unpad.
“Kalap banget. Saya beli banyak makanan, ngiler-ngiler soalnya,” ujar Nuri.
“Buat yang lagi cari takjil di Jatinangor, tempat ini cocok banget,” pungkasnya.







