Makanan Istimewa untuk Kamu yang Berpuasa

Posted on

Jakarta

Umat muslim saat ini sedang menjalankan ibadah puasa. Asupan makanan pun harus lebih diperhatikan.

Terlebih, saat Ramadan, ada beberapa makanan yang disarankan dikonsumsi. Itu karena ada ragam manfaat dari makanan tersebut.

Mengonsumsi makanan-makanan ini, terutama saat Ramadan, dapat membantu menjaga stamina dan kesehatan selama berpuasa.

Dilansir dari Humman Appeal, berikut lima makanan sunnah yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama Ramadhan dan mudah untuk ditemukan.

1. Kurma

Kurma menjadi makanan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari disebutkan, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di antara pepohonan ada satu pohon yang tidak gugur daunnya dan perumpamaannya seperti seorang Muslim.” Beliau kemudian menjelaskan bahwa pohon tersebut adalah pohon kurma.

Secara gizi, kurma kaya vitamin, mineral, dan serat. Kandungan zat besinya membantu mencegah lemas dan pusing saat berpuasa. Kurma juga baik untuk pencernaan, terutama ketika berbuka karena membantu tubuh menerima asupan makanan setelah seharian kosong.

Untuk wanita dalam masa kehamilan, kurma diyakini dapat memperkuat rahim dan mempermudah proses persalinan. Kurma banyak disebut di dalam Alquran, salah satunya lewat Surat Maryam Ayat 25 yang berbunyi “Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.” (QS. Maryam: 25).

2. Buah Tin

Buah tin juga memiliki keutamaan tersendiri dan baik dikonsumsi selama Ramadan. Riwayat dari Abu Darda radhiallahu’anhu menyebutkan Nabi SAW bersabda bahwa jika ada buah yang turun dari surga, itu adalah buah tin, karena tidak berbiji, serta bermanfaat mengobati wasir dan rematik. Buah Tin (Fig) juga disebutkan dalam Al-Qur’an (QS. At-Tin).

Buah tin mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan serat yang tinggi. Konsumsi tin membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Dengan begitu perut lebih nyaman saat menjalani ibadah puasa.

Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 di dalamnya berperan menjaga kesehatan jantung selama menjalankan ibadah puasa.

3. Madu

Madu dikenal sebagai bahan makanan sekaligus pemanis alami yang memiliki banyak manfaat. Dalam hadits riwayat Bukhari disebutkan, “Madu adalah obat bagi segala penyakit dan Alquran adalah obat bagi penyakit hati (jiwa). Maka hendaklah kalian berpegang pada dua obat tersebut, yaitu Alquran dan madu.”

Secara ilmiah, madu memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur. Madu juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta menjaga kestabilan gula darah.

Konsumsi madu secara rutin dapat membantu meredakan gangguan lambung dan menjaga kondisi tubuh tetap prima selama Ramadan.

4. Mentimun

Siapa sangka sayuran yang populer dijadikan lalapan di berbagai hidangan khas Indonesia ini juga ternyata salah satu makanan yang dianjurkan dikonsumsi selama Ramadan.

Dari Abdullah bin Ja’far Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: “Aku melihat Rasulullah makan buah mentimun dengan ruthab (kurma basah).” (HR. Al-Bukhari no. 5440 dan Muslim no. 2043)

Diketahu lebih lanjut, mentimun mengandung sekitar 95% air sehingga baik untuk membantu menjaga hidrasi tubuh, terutama saat cuaca panas.

Selain itu, mentimun kaya antioksidan yang bermanfaat melindungi sel tubuh dari kerusakan. Menyantapnya sebagai lalapan atau pelengkap saat sahur atau berbuka dapat membantu menyegarkan napas dan mendukung kesehatan pencernaan.

5. Semangka

Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Dawud dan At-Tirmidzi disebutkan bahwa Rasulullah SAW biasa memakan semangka bersama kurma seraya bersabda, “Panasnya (kurma) dinetralkan oleh dinginnya (semangka).”

Hal ini dikarenakan buah semangka memiliki kandungan air yang tinggi sehingga membantu menggantikan cairan tubuh setelah berbuka puasa.

Rasa manis alaminya juga memberikan kesegaran dan energi tambahan. Mengonsumsi semangka setelah berbuka dapat membantu tubuh kembali terhidrasi dan terasa lebih segar.

Halaman 2 dari 2