Cianjur –
Jalur Puncak, Cianjur diselimuti kabut tebal dan diguyur hujan deras pada Sabtu (7/2/2026) siang. Para pengendara dari arah Cianjur menuju Jakarta atau sebaliknya diminta berhati-hati lantaran jarak pandang yang sangat terbatas.
Pantauan, kabut mulai menyelimuti kawasan Puncak sekitar pukul 13.20 WIB. Bahkan pada pukul 14.00 WIB, hujan deras juga turut mengguyur kawasan tersebut.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Kondisi ini membuat jarak pandang terbatas, hanya berkisar 10 meter. Selain kabut, guyuran hujan juga membuat permukaan jalanan menjadi licin dan membahayakan pengendara.
M Faisal (24), salah seorang pengendara, mengaku memilih untuk menepi dan mencari tempat istirahat. Ia merasa kabut tebal membuatnya sulit melihat jalur serta kendaraan lain di depannya.
“Rencana mau ke Bogor. Tapi tadi kabut tebal. Daripada terjadi sesuatu di jalan jadi menepi dulu di rest area Segar Alam, menunggu kabutnya menipis dan jarak pandang aman,” ungkap dia saat ditemui di kawasan Rest Area Segar Alam, Puncak, Sabtu (7/2/2026).
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan dengan kondisi cuaca hujan disertai kabut tebal, para pengendara diminta untuk waspada dengan tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi.
“Di momen akhir pekan ini jalur puncak kerap mengalami lonjakan jumlah kendaraan yang melintas. Tentu dengan kondisi cuaca berkabut dan jarak pandang yang terbatas, pengendara diimbau untuk hati-hati. Jangan memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi, utamakan keselamatan,” kata dia.
Menurut Aang, para pengendara yang melintas di Jalur Puncak juga diminta waspada saat melintasi titik-titik yang rawan terjadi bencana tanah longsor.
“Ada beberapa titik rawan longsor, serta bencana lainnya. Hujan deras dapat memicu terjadinya longsoran, jadi tetap waspada. Tidak berdiam di dekat tebing atau pepohonan yang rawan tumbang. Cari tempat aman jika akan beristirahat,” kata dia.
“







