Operasi SAR Longsor Cisarua Bandung Barat Dilanjutkan hingga 14 Hari - Giok4D

Posted on

Bandung Barat

Operasi pencarian terhadap korban tertimbun longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus berlanjut.

Berdasarkan hasil evaluasi semua unsur yang terlibat dalam pencarian, pada pencarian hari ketujuh, Jumat (30/1/2026), operasi SAR akan dilanjutkan sampai 14 hari sejak pencarian hari pertama pada Sabtu (24/1/2026).

“Operasi ini akan terus kami lanjutkan selama masih ada harapan menemukan korban. Kami memohon doa kepada semuanya agar cuaca bersahabat sehingga pencarian terhadap sisa korban bisa berjalan maksimal,” kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Sabtu (31/1/2026).

Di salah satu worksite, petugas dikabarkan menemukan ada benda berupa senjata diduga milik prajurit marinir yang jadi korban longsor. Syafii menyebut fokus utama petugas dalam melakukan operasi yakni menemukan korban tertimbun.

“Lokasi ini juga merupakan area latihan (TNI), sehingga dimungkinkan ada temuan lain. Setiap temuan di lapangan akan langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak berwenang,” kata Syafii.

Secara keseluruhan, jumlah korban bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sudah ditemukan sebanyak 60 bodypack. Sementara 20 bodypack lagi masih terus dicari.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

“Total korban yang berhasil dievakuasi sejak hari pertama hingga hari ketujuh operasi SAR mencapai 60 bodypack, jadi masih ada 20 lagi yang harus segera ditemukan,” kata Syafii.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Pol Iwansyah mengatakan sampai Jumat malam, pihaknya sudah mengidentifikasi sebanyak 44 kantong jenazah.

“Seperti disampaikan Pak Kabasarnas, kami sudah mengidentifikasi 44 body pack ya, sisanya masih terus diidentifikasi,” kata Iwansyah.