Bandung –
Herlan Matrusdi (68), mantan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), ditemukan tewas di kawasan Gumuk Pasir, Grogol IX, Parangtritis, Kretek, Bantul.
Belum diketahui penyebab pasti mengapa warga Bogor, Jawa Barat, itu bisa berada dan ditemukan tewas di Bantul. Berikut lima fakta terkait kejadian tersebut:
Identitas Korban Terkonfirmasi
Kepastian identitas Herlan diperoleh setelah pihak keluarga mendatangi RS Bhayangkara Yogyakarta. Putra korban, Agi Irvan Majibi (40), memastikan jasad tersebut adalah ayahnya melalui pengamatan fisik secara langsung serta kecocokan pakaian.
“Foto, pakaian, dan ciri jasad yang ditemukan di Bantul itu adalah ayah saya,” ujar Agi saat ditemui, Kamis (29/1).
Korban Warga Bogor
Menurut Agi, Herlan sudah sekitar tujuh bulan tidak pulang ke rumahnya di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Selama periode tersebut, pihak keluarga kehilangan kontak dan tidak mengetahui keberadaan Herlan.
Keluarga Tahu Kabar dari Media Sosial
Keluarga pertama kali mendapat kabar duka melalui unggahan di grup media sosial Pordasi DKI Jakarta pada Jumat (23/1). Unggahan tersebut menginformasikan bahwa Herlan telah meninggal dunia, lengkap dengan foto yang memperlihatkan kondisi korban dengan hidung tertutup kapas dan mata lebam.
Keluarga Terkejut
Kabar tersebut sempat membuat keluarga syok. Mereka segera mencoba menghubungi nomor ponsel Herlan dan sempat mendapat respons melalui pesan suara yang menyatakan bahwa ia dalam keadaan baik.
“Pas ibu minta share location, bapak tidak mau memberikan. Katanya bahaya,” kata Agi.
Identitas Jasad Misterius Terungkap
Teka-teki mulai terjawab pada Rabu (28/1) saat keluarga menerima informasi penemuan jasad tanpa identitas di Bantul. Ciri-ciri luka memar yang dilaporkan serupa dengan foto yang sempat beredar di media sosial. Sebuah video amatir yang menampilkan wajah korban semakin menguatkan dugaan keluarga.
“Kami makin yakin itu bapak. Keluarga langsung ke Yogya untuk memastikan. Dan setelah dipastikan, itu betul,” ucap Agi.
Saat keluarga tiba di RS Bhayangkara, tim forensik baru saja menyelesaikan proses autopsi.
Kronologi Penemuan
Melansir detikJogja, jasad Herlan ditemukan di kawasan Gumuk Pasir, Grogol IX, Parangtritis, Rabu (28/1) sekitar pukul 07.30 WIB. Saksi mata bernama Marno (50) menemukan korban saat sedang mencari rumput. Karena korban tidak bergerak, ia segera melapor ke Polsek Kretek.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa saat ditemukan korban mengenakan kaus berkerah biru dan celana pendek hitam. Posisi tubuh telentang dengan kedua tangan tertekuk di dada serta mata terbuka.
Petugas menemukan sejumlah luka di wajah, di antaranya luka di pelipis kanan sepanjang 4 sentimeter, luka di pangkal hidung, lebam di mulut, serta sobekan di kedua daun telinga. Polisi menyatakan hingga kini penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah Herlan merupakan korban tindak pidana pembunuhan.







