Sukabumi –
Sepi, itulah suasana terkini Pasar Lembursitu, Jalan Pelabuhan II, Kota Sukabumi. Deretan kios di pasar ini tampak banyak yang tutup rapat, aktivitas pengunjung pun cenderung lengang.
Hal tersebut jauh berbeda dengan beberapa tahun lalu saat aktivitas jual beli di tempat ini sempat ramai. Berikut fakta terkini Pasar Lembursitu, Sukabumi:
Dibangun Era Gubernur Ridwan Kamil
Bangunan pasar yang masih tampak kokoh itu merupakan hasil renovasi program Pasar Rakyat Jabar Juara dengan anggaran sekitar Rp10 miliar. Namun kini, pasar yang sempat diresmikan Gubernur Jawa Barat saat itu, Ridwan Kamil, justru mengalami kondisi mati suri dengan banyak kios tak lagi beroperasi.
Beberapa tahun lalu, Pasar Lembursitu sempat menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi warga di wilayah selatan Kota Sukabumi. Lokasinya yang strategis membuat pasar ini kerap menjadi alternatif masyarakat untuk berbelanja selain Pasar Pelita dan Pasar Gudang yang jaraknya dinilai lebih jauh.
Pasar dengan wajah baru tersebut diresmikan pada Sabtu, 8 Januari 2022, oleh Ridwan Kamil bersama Atalia Praratya, didampingi Wali Kota Sukabumi saat itu, Achmad Fahmi. Namun, kondisi pasar yang telah direnovasi itu tak serta-merta membuat aktivitas perdagangan bertahan lama.
Setahun Diresmikan Malah Jadi Sepi
Sekitar satu tahun setelah peresmian, jumlah pengunjung mulai menurun. Para pedagang pun perlahan meninggalkan kios yang sebelumnya mereka tempati. Kini, hampir tiga tahun sejak diresmikan, Pasar Lembursitu terlihat sepi dengan banyak kios yang tutup.
Salah seorang pedagang sayur di bagian luar pasar tersebut, Yati (45), mengaku kondisi pasar saat ini jauh lebih sepi dibandingkan beberapa tahun lalu. Ia menyebut jumlah pembeli terus menurun sejak angkutan Elf tidak lagi berhenti di sekitar pasar.
“Dulu mah ramai, banyak penumpang elf turun terus belanja. Sekarang mah sepi, paling yang datang warga sekitar saja,” ujarnya, Jumat (6/3/2024).
Tanggapan Pemkot Sukabumi
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Een Rukmini, mengamini pernyataan pedagang tersebut.
Dia mengungkapkan, salah satu faktor yang memengaruhi sepinya aktivitas di pasar tersebut adalah perpindahan jalur angkutan umum mobil Elf jurusan Pajampangan ke Terminal Tipe C Sukabumi. Menurutnya, perubahan jalur tersebut membuat arus penumpang yang biasanya singgah di kawasan pasar menjadi berkurang.
“Menurut informasi para pedagang karena perpindahan elf ke Terminal Tipe C jadi ada permohonan dari angkot sehingga nanti masuk,” kata Een.
Cara Pemkot Hidupkan Kembali Pasar Lembursitu
Beberapa tahun lalu, Pasar Lembursitu juga menjadi titik transit mobil Elf jurusan Pajampangan-Kota Sukabumi yang membawa banyak penumpang sekaligus calon pembeli ke area pasar.
Untuk menghidupkan kembali aktivitas di pasar tersebut, Pemkot Sukabumi berencana menjadikan Pasar Lembursitu kembali sebagai titik transit mobil Elf. Selain itu, angkutan kota trayek 03 jurusan Lembursitu-Odeon juga direncanakan kembali berhenti menunggu penumpang di area pasar.
“Sekarang kan di pinggir jalan, nanti angkot masuk ke sana, elf juga masuk ke sana. Jadi elf mau ke depan bisa lewat sini,” ujarnya.
Fasilitas Lain Akan Diperbaiki
Selain penataan akses transportasi, Diskumindag Kota Sukabumi juga berencana memperbaiki sejumlah sarana dan prasarana penunjang pasar. Saat ini Pasar Lembursitu memiliki 53 kios dan 26 los yang bisa dimanfaatkan pedagang.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
“Kami akan melakukan perbaikan sesuai kebutuhan, seperti pemasangan kanopi atau awning untuk tempat menunggu penumpang. Pak Wali juga menginstruksikan pengaspalan area parkir agar pedagang dan pengunjung nyaman,” jelasnya.
Gandeng Bandar
Kemudian, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan para bandar atau distributor besar agar harga komoditas di Pasar Lembursitu bisa lebih kompetitif dibandingkan pasar lainnya.
“Saya juga mau komunikasi dan koordinasi dengan para bandar atau pelaku usaha bagaimana kalau di sini harganya bisa lebih murah dibanding di luar,” lanjutnya.
Saat ini Pemkot Sukabumi juga membuka pendaftaran bagi pedagang yang ingin menempati kios maupun los di Pasar Lembursitu. Upaya menghidupkan pasar dilakukan melalui media sosial maupun pendaftaran langsung di lokasi pasar.
