5 Kuliner di Pasar Cihapit Bandung yang Bikin Orang Rela Antre

Posted on

Pasar yang berada di tengah Kota Bandung ini terletak di kawasan Jalan Cihapit No. 32 Bandung. Dari luar, pasar ini tampak seperti pasar tradisional pada umumnya. Namun begitu melangkah masuk ke dalam gang, cerita yang berbeda mulai terasa. Di balik gang, kuliner menjadi denyut utama Pasar Cihapit.

Tak sedikit orang datang bukan untuk belanja, melainkan sengaja menyusuri gang demi mencicipi hidangan tertentu. Dari yang sudah melegenda hingga yang unik dan jarang ditemui, berikut lima kuliner wajib yang membuat Pasar Cihapit tetap hidup dan relevan.

Kedai Batagor Kahuripan mungkin tidak terlalu besar, namun pilihan menunya terbilang lengkap. Batagor di sini bisa dinikmati langsung di tempat, baik dalam versi kering maupun berkuah. Satu porsi dibandrol dengan harga sekitar Rp21.000, harga yang masih terjangkau untuk kualitas yang ditawarkan. Soal rasa, konsistensi menjadi kekuatan utama

Gorengannya menggunakan minyak yang bersih, menghasilkan tekstur yang renyah tanpa terasa berat. Bumbu kacangnya kental dan medok, benar-benar terasa kacangnya. Ikan tenggiri yang digunakan pun berasa, bukan dominan tepung. Untuk pengunjung yang ingin membawa pulang, tersedia juga kemasan vakum yang membuat batagor lebih tahan lama tanpa mengurangi cita rasanya. Kedai ini buka pukul 08.00-17.00 WIB

Cerita Manis sebuah kios sederhana di dalam Pasar Cihapit, namun belakangan namanya ramai dibicarakan. Tempat ini dikenal karena menyediakan bubur vanis hingga varian kolak tradisional yang bisa dipilih sesuai selera. Dari pagi hari, antrean panjang sudah terlihat, dengan pengunjung yang terus berdatangan untuk mencicipi kolak andalan mereka.

Sistem pemesanannya pun tertata. Pengunjung perlu mengambil nomor antrean terlebih dahulu sebelum memesan. Saat nomor dipanggil, barulah mereka bisa memilih jenis kolak atau bubur campur yang diinginkan. Buka Pukul 09.00-15.00 WIB

Warung Bu Eha dikenal dengan konsep prasmanan. Pembeli tinggal memilih sendiri hidangan yang diinginkan dari deretan menu rumahan yang tersaji. Kesederhanaan rasa justru menjadi kekuatan utama warung ini. Pembeli tak ada hentinya terus berdatangan untuk menyantap makanan khas Sunda tersebut

Popularitas Warung Bu Eha tak hanya di kalangan masyarakat umum. Artis, menteri, pejabat, bahkan warung ini dikenal sebagai salah satu tempat makan favorit keluarga Soekarno. Buka setiap Selasa-Minggu Pukul 06.00-15.00 WIB

Tersembunyi di salah satu sudut Pasar Cihapit, Bien Patisserie menghadirkan suasana berbeda. Aroma mentega, roti hangat, dan pastry langsung terasa begitu mendekat ke lapaknya. Pastries di sini menghadirkan nuansa ala Paris di tengah pasar tradisional.

Soal harga, Bien Patisserie tetap ramah. Produk-produknya dibanderol mulai dari Rp9.000 hingga Rp25.000 angka yang tergolong terjangkau untuk kualitas artisan pastry. Tak heran jika lapak ini kerap jadi tujuan pengunjung yang ingin menikmati cita rasa kafe, tanpa harus keluar dari pasar. Buka pukul 08.00-12.00 WIB

Di sudut lain Pasar Cihapit, ada sebuah kedai teh mungil yang menawarkan pengalaman minum teh berbeda. Line up menu di tempat ini tidak pernah benar-benar sama. Jenis teh yang tersedia berganti sesuai stok bisa berubah setiap beberapa hari atau seminggu sekali. Semua teh yang disajikan berasal dari berbagai merek Jepang.

Selain matcha dengan susu, tersedia pula matcha tanpa susu yang diseduh secara tradisional ala Jepang, yakni Usucha dan Goicha. Diseduh hanya dengan air, matcha disajikan apa adanya, mengejar rasa seperti di negara asalnya. Sang pemilik pun turun langsung melayani pelanggan satu per satu, menciptakan pengalaman yang personal di tengah hiruk-pikuk pasar. Buka pukul 08.00-16.00 WIB

Lima kuliner ini hanyalah sebagian kecil dari denyut pasar yang terus bergerak dari pagi hingga sore. Menyusuri gang-gangnya, mencicipi satu per satu, seakan mengingatkan bahwa di tengah kota yang terus berubah, Pasar Cihapit masih punya cara sendiri untuk membuat orang datang kembali, bukan karena tren, melainkan selama ada orang-orang yang setia merawat cita rasa dan pengalaman di dalamnya.

Tak ada salahnya mengisi akhir pekan dengan sesuatu yang berbeda. Luangkan satu pagi untuk menyusuri gang-gang Pasar Cihapit, tempat pengalaman kuliner bukan hanya soal hidangan yang disantap, tetapi juga tentang suasana, cerita, dan rasa yang terus tumbuh dari pasar yang tetap hidup di tengah kota.

1. Batagor Kahuripan

2. Cerita Manis

3. Warung Bu Eha

4. Bien Pattiserie

5. Dekat Tea

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi