400 Personel TNI-Polri Disebar Saat Patroli di Bandung, Ini Hasilnya | Info Giok4D

Posted on

Bandung

Sebanyak 400 personel gabungan TNI dan Polri melakukan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kota Bandung, Sabtu (31/1/2026) malam hingga Minggu (1/2/2026) dini hari. Patroli skala besar ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Patroli KRYD digelar sebagai langkah preventif untuk menekan berbagai bentuk kejahatan jalanan, termasuk aktivitas geng motor yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono melalui Kabagops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan, pihaknya mengamankan minuman keras (miras) hingga senjata tajam (sajam) dalam operasi tersebut.

“(Kami menyita) miras 45 botol, obat keras tertentu 9 butir, sajam 3 buah dan satu buah kalak,” kata Asep.

Asep menambahkan, pihaknya juga mengamankan sejumlah anggota geng motor, preman, serta memberikan pembinaan kepada remaja yang terindikasi melakukan aktivitas negatif pada malam hari. “Anggota geng motor empat orang, preman lima orang dan kenakalan remaja lainnya sebanyak 50 orang,” jelasnya

Tak hanya di Kota Bandung, kegiatan serupa digelar di wilayah Kabupaten Bandung. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebutkan, sebanyak 228 personel gabungan diterjunkan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan.

“Patroli difokuskan pada lokasi-lokasi rawan gangguan kamtibmas, tempat keramaian, serta titik yang kerap dijadikan ajang balapan liar,” kata Hendra.

Menurut Hendra, patroli ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam Minggu, sekaligus menekan potensi tindak kriminalitas. Petugas di lapangan melakukan penyekatan untuk mengantisipasi pergerakan geng motor.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

“Hasilnya, petugas mengamankan 22 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Selain itu, satu orang pengendara ditangkap Satresnarkoba Polresta Bandung karena diduga membawa narkotika jenis sintetis,” tambahnya.

Hendra menegaskan bahwa KRYD akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melakukan aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas,” pungkasnya.