Seorang sopir taksi online bernasib nahas saat mengantar penumpang ke wilayah Kabupaten Majalengka. Korban menderita luka serius akibat sabetan senjata tajam setelah berduel dengan pelaku di dalam mobil pada Minggu (11/1) malam.
Berikut fakta-fakta peristiwa tersebut yang dirangkum infoJabar:
Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto menjelaskan, korban berinisial AES (34) awalnya menerima pesanan melalui aplikasi dari pelaku, AS (21). Keduanya kemudian sepakat mengalihkan perjalanan menjadi luring (offline) dengan rute Cikarang (Bekasi) menuju Sumedang.
“Setelah bertemu, korban meminta pelaku membatalkan pesanan di aplikasi dan perjalanan dilakukan secara offline. Keduanya sepakat mengenai ongkos perjalanan sebesar Rp 800 ribu,” kata Udiyanto kepada infoJabar, Senin (12/1/2026).
Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat mobil melintas di jalan sepi Desa Mekarmulya, Kecamatan Kertajati, Majalengka. Pelaku tiba-tiba meminta mobil berhenti dan menodongkan senjata tajam.
“Pelaku langsung menodong korban menggunakan pisau cutter dan memaksa korban turun dari mobil,” ujarnya.
Lantaran korban menolak turun, pelaku menyabetkan senjata tajamnya. Korban memberikan perlawanan sengit di dalam kabin mobil hingga menderita luka tusuk dan sabetan.
“Pelaku menyabetkan pisau cutter ke leher korban hingga terjadi perkelahian di dalam mobil. Saat itu, pelaku menusukkan pisau ke dada kiri, lalu menyabet perut dan tangan kiri korban,” jelas Udiyanto.
Dalam kondisi bersimbah darah, korban berhasil keluar dari mobil dan berteriak meminta pertolongan warga. Teriakan tersebut membuat pelaku panik dan melarikan diri meninggalkan mobil. Polisi memastikan pelaku kini telah ditangkap.
“Sempat mencoba melarikan diri, tetapi sekarang sudah diamankan,” pungkasnya.
1. Sepakat Order Offline Rp 800 Ribu
2. Ditodong Cutter di Jalan Sepi
3. Duel Berdarah di Dalam Mobil
4. Pelaku Berhasil Diamankan
Lantaran korban menolak turun, pelaku menyabetkan senjata tajamnya. Korban memberikan perlawanan sengit di dalam kabin mobil hingga menderita luka tusuk dan sabetan.
“Pelaku menyabetkan pisau cutter ke leher korban hingga terjadi perkelahian di dalam mobil. Saat itu, pelaku menusukkan pisau ke dada kiri, lalu menyabet perut dan tangan kiri korban,” jelas Udiyanto.
Dalam kondisi bersimbah darah, korban berhasil keluar dari mobil dan berteriak meminta pertolongan warga. Teriakan tersebut membuat pelaku panik dan melarikan diri meninggalkan mobil. Polisi memastikan pelaku kini telah ditangkap.
“Sempat mencoba melarikan diri, tetapi sekarang sudah diamankan,” pungkasnya.







