Bandung –
Kurma selalu identik dengan bulan Ramadhan, buah ini kerap menjadi pilihan ketika sahur dan berbuka puasa. Tidak hanya lekat dengan tradisi, buah ini juga dipilih karena memiliki kandungan glukosa dan fruktosa yang menjadi sumber energi cepat untuk tubuh.
Dalam 100 gram kurma kering, terdapat sekitar 277 kkal energi serta serat, kalium, dan antioksidan yang membantu tubuh kembali bertenaga setelah seharian berpuasa.
Di Indonesia sendiri, kurma semakin beragam, mulai dari yang premium hingga yang ekonomis. Masing-masing jenis memiliki karakteristik rasa, tingkat kemanisan, serta tekstur yang berbeda.
JENIS-JENIS KURMA
1. Kurma Ajwa
Kurma Ajwa dikenal sebagai tipe kurma premium asal Madinah, Arab Saudi. Warnanya cenderung hitam pekat dengan ukuran sedang dan tampilan yang terkesan elegan. Daging buahnya lembut dengan rasa manis yang tidak terlalu tajam dan sering digambarkan memiliki sentuhan rasa karamel yang halus.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Kurma ini juga kaya akan antioksidan fenolik yang berperan dalam menangkal radikal bebas dan mendukung kesehatan jantung. Di pasar Indonesia, harga kurma Ajwa umumnya berkisar antara Rp. 150.000 hingga Rp. 300.000 per kilogram, tergantung kualitas dan tingkat kematangan.
2. Kurma Muda
Kurma muda biasanya berwarna kuning cerah atau kehijauan karena dipanen sebelum matang sempurna. Teksturnya lebih renyah dibanding kurma kering dan menghadirkan rasa segar yang sedikit sepat. Kandungan vitamin C pada kurma muda relatif lebih tinggi, sehingga dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Kurma muda biasanya dijual dengan harga sekitar Rp. 80.000 sampai Rp. 150.000 per kilogram, terutama menjelang Ramadhan.
3. Kurma Sukkari
Nama Sukkari berasal dari bahasa Arab yang berarti “gula”, nama ini mencerminkan rasa manis yang dominan dari jenis kurma ini. Warna buahnya coklat keemasan dengan tekstur yang lembut dan sedikit berair saat matang sempurna. Karena kadar gula alaminya tinggi, Sukkari sering dipilih sebagai menu pembuka saat buka puasa. Harga kurma ini di Indonesia umumnya berada pada kisaran Rp. 90.000 hingga Rp. 180.000 per kilogram.
4. Kurma Barhi
Barhi dikenal dengan bentuk yang bulat dan warna kuning cerah ketika masih setengah matang. Saat matang, rasanya menjadi manis legit dengan sensasi lembut di mulut. Kurma ini mengandung serat yang baik untuk membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kurma ini juga mempunyai kandungan zat besi, vitamin b, dan potasium.
Jenis kurma ini biasa dijual dengan harga kisaran Rp. 100.000 hingga Rp. 200.000 per kilogram.
5. Kurma Medjool
Medjool adalah jenis kurma asal Maroko yang sering dijuluki sebagai rajanya kurma. Jenis kurma ini memiliki dua tipe, yaitu King Medjool yang memiliki ukuran ekstra besar dengan warna coklat terang dan Black Medjool yang berwarna lebih gelap dengan tekstur sedikit lebih padat.
Kurma ini memiliki rasa manis khas dengan nuansa karamel yang kaya. Kandungan kalium dan magnesium dalam Medjool dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit dan tekanan darah. Harga per kilo Medjool berkisar antara Rp. 200.000 hingga Rp. 400.000.
6. Kurma Halawi
Kurma yang berasal dari Irak ini dikenal dengan cita rasa manis lembut yang tidak terlalu pekat. Teksturnya cenderung lunak dengan daging buah yang terasa ringan saat dikunyah. Kandungan zat besi dan serat di dalamnya mendukung kesehatan darah serta membantu fungsi pencernaan. di pasaran, Halawi dijual dengan kisaran harga Rp. 85.000 sampai Rp. 150.000 per kilogram.
7. Kurma Mabroom
Mabroom berbentuk lonjong dan ramping dengan warna coklat kemerahan. Rasanya manis sedang dan tidak terlalu lengket, sehingga cocok dijadikan camilan sehari-hari. Teksturnya lebih kering dibandingkan Sukkari atau Medjool, namun tetap empuk saat dikunyah. Harga Mabroom di Indonesia berkisar antara Rp. 120.000 hingga Rp. 220.000 per kilogram.
8. Kurma Bam
Kurma Bam berasal dari Iran dan dikenal dengan rasa yang sangat manis serta tekstur yang lembut dan berair. Buah ini sering digunakan sebagai bahan campuran kue atau smoothie karena mudah di haluskan. Kandungan antioksidan pada kurma ini berkontribusi dalam menjaga kesehatan sel tubuh. Harga Bam Relatif lebih terjangkau, sekitar Rp. 70.000 hingga Rp. 140.000 per kilogram.
9. Kurma Tunisia
Kurma Tunisia umumnya merujuk pada varietas Deglet Nour dari Tunisia. Bentuknya lebih ramping dengan warna coklat terang dan teksturnya agak kering. Rasanya manis ringan dan tidak terlalu pekat, sehingga sering dipilih oleh orang yang tidak menyukai rasa terlalu kuat. Harganya dibanderol antara Rp. 60.000 sampai Rp. 120.000 per kilogram.
10. Kurma Khudri
Khudri termasuk jenis kurma yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Warnanya coklat gelap dengan tekstur cenderung lebih kering dan tidak terlalu lengket. Rasanya manis sedang dan cocok untuk konsumsi harian. Dengan harga sekitar Rp. 55.000 samai Rp. 110.000 per kilogram, Khudri menjadi pilihan ekonomis yang tetap bernutrisi.
Keberagaman jenis kurma menghadirkan pilihan sesuai selera, kebutuhan nutrisi, dan anggaran. Sebagai sumber energi alami, kurma tetap menjadi pilihan tepat untuk sahur, berbuka puasa maupun camilan sehari-hari.







