Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan kegiatan Siskamling Siaga Bencana bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang dialog terbuka antara pemerintah dan warga untuk membedah persoalan nyata permukiman sekaligus mengevaluasi Program Prakarsa RW.
Menurut Farhan, Prakarsa RW dirancang bukan untuk pembangunan simbolik, melainkan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Program ini kami rancang hampir satu tahun. Bukan untuk bangunan yang kelihatan gemerlap, tetapi tidak menyentuh persoalan dasar warga. Rasanya tidak adil kalau jalan utama kinclong, tetapi permukimannya tertinggal,” kata Farhan dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/1/2026).
Farhan mengungkapkan penataan permukiman harus menjadi prioritas sebelum membenahi jalan protokol. Pendekatan kewilayahan inilah yang kini terus diperkuat Pemkot Bandung.
Saat berkunjung ke RW 08 Kelurahan Burangrang, Farhan menjelaskan bahwa melalui Prakarsa RW, seluruh ketua RW memastikan program diawali dengan rembuk warga agar penggunaan anggaran benar-benar berdasarkan kesepakatan bersama.
“Dana Rp100 juta itu harus jelas dipakai untuk apa. Kalau pelaksanaan dan pelaporannya rapi, tahun depan anggarannya bisa terus meningkat,” jelas Farhan.
Farhan menyebut aspirasi warga memiliki tiga pintu resmi, yakni reses anggota DPRD, Musrenbang, serta jalur kewilayahan melalui ketua RW yang kini diperkuat dengan Program Prakarsa RW yang sepenuhnya berbasis kesepakatan warga.
“Silakan pilih jalur yang paling tepat. Semua tersedia, tinggal dimaksimalkan,” ujarnya.
Kelurahan Burangrang yang terdiri atas 9 RW dan 65 RT diketahui masih menghadapi sejumlah persoalan lingkungan, seperti saluran air kotor yang belum tertangani optimal, bangunan di atas saluran, dan pohon rawan tumbang. Farhan menegaskan wilayah tersebut tidak boleh lagi dianggap sebagai kawasan pinggiran.
Melalui pendekatan kelurahan dan RW, Pemkot Bandung berupaya memastikan pembangunan berjalan lebih adil dan merata. “Bandung harus dibangun dari dalam kampungnya. Kalau permukimannya rapi, aman, dan sehat, wajah kota akan ikut berubah,” pungkasnya.
