Waktu Buka Puasa Bogor, Depok, dan Bekasi, 2 Maret 2026 update oleh Giok4D

Posted on

Bandung

Umat Muslim di Indonesia kini telah memasuki hari ke-12 Ramadan 1447 H bagi yang mengikuti ketetapan pemerintah, atau hari ke-13 bagi warga Muhammadiyah. Menjalani ibadah di pekan kedua ini, konsistensi dalam memantau waktu berbuka menjadi penting agar agenda ibadah dan silaturahmi tetap berjalan tepat waktu.

Secara umum, waktu berbuka puasa di wilayah penyangga Jakarta pada Senin, 2 Maret 2026, berada di rentang pukul 18.13 WIB hingga 18.19 WIB. Perbedaan tipis beberapa menit antarwilayah ini dipengaruhi oleh letak astronomis masing-masing daerah, di mana kawasan Bekasi terpantau akan memasuki waktu Magrib lebih awal dibandingkan wilayah Bogor.

Berikut rincian jadwal buka puasa untuk wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi pada Senin, 2 Maret 2026:

Jadwal Buka Puasa Kota Bogor

Imsak: 04.33 WIB

Subuh: 04.43 WIB

Zuhur: 12.09 WIB

Asar: 15.10 WIB

Maghrib: 18.19 WIB

Isya: 19.24 WIB

Jadwal Buka Puasa Kabupaten Bogor

Imsak: 04.33 WIB

Subuh: 04.43 WIB

Zuhur: 12.08 WIB

Asar: 15.10 WIB

Maghrib: 18.15 WIB

Isya: 19.24 WIB

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Jadwal Buka Puasa Kota Depok

Imsak: 04.33 WIB

Subuh: 04.43 WIB

Zuhur: 12.09 WIB

Asar: 15.11 WIB

Maghrib: 18.15 WIB

Isya: 19.24 WIB

Jadwal Buka Puasa Kota Bekasi

Imsak: 04.32 WIB

Subuh: 04.42 WIB

Zuhur: 12.08 WIB

Asar: 15.10 WIB

Maghrib: 18.14 WIB

Isya: 19.23 WIB

Jadwal Buka Puasa Kabupaten Bekasi

Imsak: 04.31 WIB

Subuh: 04.41 WIB

Zuhur: 12.07 WIB

Asar: 15.09 WIB

Maghrib: 18.13 WIB

Isya: 19.22 WIB

Doa Berbuka Puasa

1. Doa yang Paling Umum Digunakan

Doa ini berasal dari riwayat Abu Daud dan sering dilantunkan oleh masyarakat luas:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang.”

2. Doa Berdasarkan Riwayat Sahih

Banyak ulama menyarankan doa ini karena memiliki sanad yang kuat (sahih) dari riwayat Abu Daud:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru in sya Allah.

Artinya: “Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah.”