Unik! Restoran Ini Sajikan Menu Perpaduan Kuliner Indonesia-Brazil

Posted on

Bandung

Buka puasa dengan makanan khas Timur Tengah di Kota Bandung seperti kebab, nasi kebuli, sambosa hingga roti maryam itu biasa. Jika kamu ingin mencoba sensasi buka puasa dengan menu berbeda di Kota Bandung yuk berkunjung ke Ambara Biru.

Resto dan cafe yang berlokasi di Jalan Panaitan No 33, Kelurahann Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung menyajikan sejumlah makanan khas Negeri Samba Brasil.

Belum lama ini, berkesempatan mengunjungi Ambara Biru. Dari tampilan depan, tempat makan dan nongkrong ini cukup nyaman, apalagi di temboknya digambar-gambar unik dan menarik perpaduan Indonesia-Brasil, salah satunya mural yang menggambarkan Rio de Jenairo.

Tak hanya memiliki tempat yang nyaman, makanan khas Brasil di tempat ini cukup banyak, dari mulai Picanha di Sanguan, Burger Patty di Sanguan, Feijoada de Carane, Estrogonofe Brazil, Moqueca de Peixe, Moqueca de Camarao, Franggo a Passarinho, Nasi Campur Brazil dan Perkedel Ikan Brazil.

Ada juga Nasi Goreng Brazil, Roti Keju Brazil, Pastel Brazil Isi Sapi dan Ayam, Karoket Brazil Isi Ayam dan Keju, Sate Keju Brazil, Sate Sapi Brazil, Cream Mango dan Papaya, dan Brigadeiro de Chocolate.

Selain itu, tempat ini juga menghadirkan minuman sehat dan menyegarkan seperti Açaí dan Guaraná Blend, yang dikenal kaya antioksidan dan sangat populer di Brasil.

Picanha di Sanguan, merupakan salah satu menu yang berupa irisan daging sapi premium ala Brasil. Potongan ini berasal dari rump cap atau sirloin cap sapi, dilapisi lemak tebal di permukaannya sehingga terasa juicy dan lembut saat dibakar atau dipanggang.

“Jadi ini dimasak sampai lemak itu juga mempengaruhi rasa dari daging picanhanya. Dan ini disajikan bersama feijão atau kuah kental kacang merah khas Brasil,” kata Owner Ambara Biru Douglas Yamashita sambil menunjukan kuliner satu ini.

Picanha di Sanguan Foto: Wisma Putra/

Tak hanya itu, menu ini juga disandingkan dengan telur mata sapi, nasi dan acar timun, tomat dan dibumbui dengan penyedap makanan.

Meski makanan ini khas Brasil, Douglas sebut jika di tempatnya dia menggunakan daging asal Australia.

“Dagingnya sebenarny dipotong seperti picanha dari Brasil tapi ini dari Australia. Jadi kualitas tinggi dan ya sebenarnya merupakan salah satu hidangan yang paling enak,” ungkapnya.

Selain Picanha di Sanguan, tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Ambara Biru tidak mencicipi Moqueca de Camarao. Makanan ini serupa dengan hidangan Gulai atau Tom Yum, bedanya makanan ini disukai oleh masyarakat Amerika Latin.

Douglas mengatakan, makanan ini penuh rempah, bahkan memiliki cerita sejarah.

“Sebenarnya Moqueca itu masakan campuran Brasil, Afrika, dan orang Portugis ya. Bumbunya sudah dipengaruhi dari sejarah,” ujarnya.

Douglas menjelaskan, moque merupakan kata yang berasal dari dalam Bahasa Brasil yang merupakan daun pisang dan daun pisang itu menjadi alat makan buat orang-orang zaman dulu sebelum orang Portugis datang.

“Tapi bumbunya mereka kurang. Sewaktu orang Portugis dan orang Afrika masuk, mereka coba Moqueca asli zaman dulu dan mereka kurang suka dan mereka mulai merubah resep agar lebih gurih dan menjadi Moqueca hari ini,” jelasnya.

Untuk tampilan menu ini, seporsi nasi diguyur kuah kental berwarna kuning yang didalamnya berisi ikan dori. Sama seperti sebelumnya, menu ini juha penuh rempah, selai itu di atas nasi ditabur kremes.

“Ya, di atas kita pakai kremes, kalau di Brasil pakai kentang atau di sini di kenal mustifa,” tuturnya

Moqueca de Camarao, kuliner khas Ambara Biru. Foto: Wisma Putra/

Tak hanya menu Brasil, karena tempat ini ada di Bandung, pengelola juga menyajikan menu khas Sunda salah satunya nasi liwet dengan bekakak ayam yang disajikan secara digoreng atau dibakar.

Dengan konsep Sunda dan Barasil, Ambara Biru ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga menghadirkan cerita budaya yang berbeda dalam setiap hidangan.

Dalam kesempatan Ramadhan, Ambara Biru menawarkan Promo Spesial Paket Buka Puasa Bersama dengan harga sangat terjangkau, yaitu Rp55.000 per orang atau kurang untuk grup (sudah termasuk minuman!).

“Promo ini diharapkan dapat menjadi pilihan menarik bagi keluarga, komunitas, maupun rekan kerja yang ingin menikmati kebersamaan di bulan Ramadhan,” pungkas Duglas.