Bandung –
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kembali menyinggung soal nasib Teras Cihampelas. Ia mengakui area pedestrian melayang atau skywalk itu gagal dimaksimalkan menjadi kawasan UMKM, yang justru kini malah mengancam keamanan.
“Tantangan dari pengelolaan Teras Cihampelas adalah kawasan ini gagal kita optimalkan sebagai tempat UMKM, malah justru menjadi lokasi dengan ancaman keamanan yang cukup tinggi,” katanya, Sabtu (8/2/2026).
Teras Cihampelas dipastikan bakal dibongkar. Saat ini, Pemkot Bandung masih merampungkan dokumen untuk merampungkan rencana pembongkaran tersebut.
“Kami masih dalam proses pengajuan izin. Kami sedang melakukan audit teknis terlebih dahulu karena semuanya harus betul-betul matang. Pada saat yang bersamaan, kami juga sudah melakukan konsultasi kepada Kejaksaan Negeri, yang kemudian akan mengonsultasikannya dengan Korsupgah KPK, supaya ketika pembangunan dilakukan tidak ada potensi kerugian negara,” ungkapnya.
Sembari menunggu proses pembongkaran, area di bawah Teras Cihampelas kata Farhan akan ditata kembali. Salah satunya trotoar agar pejalan kaki tidak merasa beraktivitas di bawah kolong jembata.
“Makanya, kita akan kembalikan dulu ekosistem Jalan Cihampelas dengan pohon-pohon peneduhnya. Jadi, kalau orang jalan kaki di bawah pepohonan, terasa keindahannya. Sekarang kan rasanya seperti berjalan di kolong jembatan,” ungkap Farhan.
“Nah, itu yang sedang diperbaiki. Sambil menunggu proses tersebut, bagian bawahnya juga kita benahi. Kalau diperhatikan, trotoar kiri dan kanan sudah kita beautifikasi, termasuk pemasangan lampu yang terang,” imbuhnya.
Meski belum memastikan kapan pembongkaran, namun Farhan menginginkan rencana ini bisa dieksekusi pada semester II ini. Saat ini, Pemkot Bandung sedang merampungkan dokumennya agar tahapan ini tidak memunculkan masalah di kemudian hari.
“Saya inginnya sih semester satu sudah ada kepastian. Mudah-mudahan semester dua sudah bisa dieksekusi,” pungkasnya.
