Film Kickboxer: Retaliation akan tayang dalam program Bioskop Trans TV, Bandung, Rabu (21/1/2026) pukul 23.00 WIB malam. Film bergenre aksi bela diri ini menghadirkan pertarungan brutal, dendam masa lalu, serta misi berbahaya yang mempertaruhkan nyawa.
Kickboxer: Retaliation merupakan sekuel dari film Kickboxer: Vengeance yang dirilis pada 2016. Film ini pertama kali dirilis pada 2018 dan menjadi bagian dari reboot waralaba Kickboxer yang sempat populer pada era 1980-an.
Film ini disutradarai oleh Dimitri Logothetis, yang juga bertindak sebagai penulis naskah. Sementara itu, Kickboxer: Retaliation diproduksi oleh Lionsgate bersama Acme Rocket Fuel dan Sparring Partners.
Deretan pemainnya diisi aktor laga ternama. Alain Moussi kembali memerankan tokoh utama Kurt Sloane. Ia didampingi oleh Jean-Claude Van Damme, legenda film laga yang berperan sebagai Master Durand. Selain itu, film ini juga dibintangi Christopher Lambert, Mike Tyson, Hafþór Júlíus Björnsson (The Mountain), serta Sara Malakul Lane.
Kurt Sloane masih dibayangi trauma atas kematian saudaranya, Eric Sloane, yang tewas secara tragis dalam pertarungan ilegal. Meski telah berusaha menjalani hidup normal, luka masa lalu itu terus menghantui pikirannya.
Suatu hari, Kurt secara misterius diculik dan terbangun di sebuah penjara terpencil di Thailand. Ia tidak tahu siapa yang membawanya ke sana dan apa tujuan sebenarnya dari penculikan tersebut.
Tak lama kemudian, Kurt menyadari bahwa ia dipaksa mengikuti pertarungan brutal tanpa aturan. Setiap hari, ia harus bertarung demi bertahan hidup, sementara tubuh dan mentalnya terus diuji hingga batas kemampuan.
Di balik semua itu, Kurt mengetahui bahwa dalang di balik penderitaannya adalah Thomas Moore, seorang pengusaha sadis yang memiliki obsesi terhadap pertarungan mematikan. Moore ingin membalas dendam dan menjadikan Kurt bagian dari permainan berbahayanya.
Untuk bisa keluar dari neraka tersebut, Kurt kembali dilatih oleh Master Durand. Pelatihan kali ini jauh lebih ekstrem, memaksa Kurt menghadapi rasa takut, kemarahan, dan trauma yang selama ini ia pendam.
Seiring berjalannya waktu, Kurt mulai menemukan kekuatan sejatinya. Bukan hanya dari kemampuan fisik, tetapi juga dari tekad untuk menghentikan siklus kekerasan yang telah merenggut keluarganya.
Namun, misi Kurt tidaklah mudah. Ia harus menghadapi petarung-petarung paling berbahaya di dunia, termasuk seorang raksasa bertubuh besar yang nyaris tak terkalahkan.
Ketika pertarungan terakhir semakin dekat, Kurt dihadapkan pada pilihan sulit: membalas dendam atau mempertaruhkan segalanya demi menghentikan kekejaman yang selama ini menguasai arena pertarungan gelap tersebut.
