Sepanjang 2025, Damkar Cirebon Tangani Ratusan Evakuasi Sarang Tawon-Cincin

Posted on

Di balik sirene dan mobil merah yang identik dengan kobaran api, cakupan kerja personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cirebon ternyata jauh lebih luas. Sepanjang 2025, mereka tak hanya berjibaku memadamkan api, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menangani berbagai persoalan darurat warga.

Mulai dari evakuasi sarang tawon, penanganan ular masuk rumah, hingga pelepasan cincin yang terjepit di jari menjadi rutinitas harian. Data Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon menunjukkan, laporan non-kebakaran justru mendominasi sepanjang 2025.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, mengungkapkan bahwa selama periode Januari hingga Desember 2025, pihaknya telah mengevakuasi sarang tawon sebanyak 217 kali. Angka ini mencerminkan tingginya ancaman serangga berbahaya di kawasan permukiman.

“Memang yang paling menantang itu saat mengevakuasi sarang tawon. Alhamdulillah, petugas kita sudah terlatih sehingga semua tertangani tanpa kendala,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Selain itu, petugas melakukan 102 kali evakuasi ular, baik yang berbisa maupun tidak, yang ditemukan di rumah, kebun, hingga fasilitas umum. Keberadaan reptil ini kerap memicu kepanikan dan membahayakan keselamatan warga.

“Dari hasil evakuasi, kami menemukan berbagai jenis ular, mulai dari yang berbisa hingga yang tidak berbisa,” terangnya.

Kasus unik lainnya adalah pelepasan cincin yang terjepit di jari warga. Sepanjang 2025, tercatat 65 permintaan pertolongan serupa yang dipicu oleh pembengkakan jari maupun kesalahan ukuran cincin.

Tak hanya itu, Damkar Kabupaten Cirebon juga berperan aktif dalam aksi penyelamatan hewan (animal rescue). Tercatat sebanyak 12 ekor kucing diselamatkan dari berbagai kondisi darurat, serta 14 kali evakuasi biawak yang masuk ke rumah warga.

Meski masih menghadapi keterbatasan peralatan, Dadang menegaskan pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. “Kami siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan. Apalagi saat ini kepercayaan publik terhadap Damkar semakin meningkat,” pungkasnya.