Bandung –
Ngabuburit menjadi tradisi yang tak terpisahkan dari bulan Ramadan. Di sekitar Lapangan Pussenif, Bandung, delman menjadi salah satu hiburan yang diminati anak-anak untuk menghabiskan waktu menunggu beduk maghrib.
Salah satu kusir delman yang meramaikan kawasan tersebut adalah Dian, yang akrab disapa Ian. Ia mengaku hanya menarik delman saat bulan Ramadan untuk mencari tambahan penghasilan.
“Delman mah pas bulan puasa saja, kalau hari-hari biasa saya kerja di pabrik. Kuda memang punya sendiri, paling kalau hari biasa dipakai sama adik,” ujar Ian saat ditemui di sela aktivitasnya belum lama ini.
Ian biasanya mengajak penumpang berkeliling area hijau di sekitar Lapangan Pussenif. Sebelum mulai berkeliling, ia terlebih dahulu mangkal di beberapa titik yang ramai dilalui warga.
“Biasanya diam dulu di sana sambil nunggu anak-anak naik,” tuturnya, merujuk pada titik mangkal di kawasan Jalan Cikaso dan Jalan Citamiang.
Untuk tarif, Ian memasang harga yang cukup terjangkau. Anak-anak dikenakan biaya Rp2.000 hingga Rp3.000, sementara orang dewasa Rp5.000 per perjalanan. Namun, tarif tersebut bersifat fleksibel tergantung jarak tempuh atau permintaan penumpang.
“Buat anak-anak ongkosnya ada yang Rp2.000 ada yang Rp3.000, kalau dewasa Rp5.000. Tergantung jarak juga, misal mau agak jauhan, enggak satu putaran juga bisa. Kadang-kadang ada yang satu orang sampai lima putaran,” jelasnya.
Meski suasana ngabuburit terlihat ramai, Ian mengaku jumlah penumpang yang naik delman tidak seramai beberapa tahun lalu. Hal itu berdampak pada pendapatannya yang menurun.
“Sepi sekarang mah yang naik, kalau dulu mah rame,” ungkapnya.
Jika dulu ia bisa meraup hingga Rp500.000 dalam sehari, kini penghasilannya rata-rata berkisar antara Rp200.000 hingga Rp250.000 per hari.
Setiap hari selama Ramadan, Ian mulai beroperasi sejak pukul 11.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka sekitar pukul 17.00 WIB. Kehadiran delman di kawasan tersebut menjadi salah satu warna tradisional yang masih bertahan di tengah modernisasi hiburan dan transportasi bagi anak-anak di Kota Bandung.
