Transfer Alfreandra Dewangga ke Persib Bandung di awal musim Super League 2025/2026, saat itu membawa euforia. Meski berstatus sebagai pemain muda, Dewangga terbilang pemain yang kenyang pengalaman tampil di kompetisi domestik maupun laga internasional.
Sebelum diboyong ke Bandung, Dewangga merupakan kapten di PSIS Semarang. Penggawa yang kini berusia 24 tahun itu punya atribut menjanjikan sebagai pemain serbabisa dengan menempati posisi di full back atau di lini tengah untuk menjaga kedalaman permainan.
Namun, semenjak diperkenalkan pada Juni 2025, cerita Dewangga bersama Persib ternyata berbeda. Dia begitu kesulitan untuk menembus skuad utama, dan kalah saing dengan Frans Putros yang jadi pilihan di sektor full back kiri karena penampilannya yang menjanjikan.
Bahkan, Dewangga selama tiga bulan diparkir pelatih Persib Bojan Hodak di bangku cadangan. Di awal musim saja, Dewangga sempat melewatkan tiga pertandingan Super League 2025/2026 karena masih bermasalah dengan kondisi kebugaran.
Waktu kemudian seakan memihak kepada Alfreandra Dewangga. Tepat di pekan ke-14, pemain bernomor punggung 19 itu akhirnya tampil untuk pertama kalinya bersama Persib saat menjalani laga tandang melawan Madura United (30/11/2025).
Sebelum melawan Madura United, Dewangga memang telah menjalani debut terlebih dahulu di babak Grup G AFC Champions League Two (ACL 2). Dalam pertandingan melawan Selangor FC (23/10/2025) itu, Dewangga hanya diberi kesempatan bermain satu menit di atas lapangan saat masuk menggantikan Uilliam Barros.
Meski minim menit bermain, Dewangga seakan ingin menjawab kepercayaan pelatih di atas lapangan. Di laga melawan Madura United, dia diturunkan sebagai starter dan tampil penuh selama 90 menit untuk kemenangan Persib dengan skor 4-1.
Penampilannya di atas lapangan pun jadi perbincangan kalangan suporter. Dewangga tak hanya disiplin menjaga kedalaman lini pertahanan, tapi juga nampak tidak canggung dengan beberapa kali membantu penyerangan.
Sejak saat itu, Dewangga perlahan mulai mendapat kepercayaan. Saat Persib bersua Borneo FC di GBLA (5/12/2025) yang berakhir kemenangan dengan skor 3-1, Dewangga kembali mendapatkan menit bermain meski harus memulai dari bangku cadangan.
Di pertandingan selanjutnya, Dewangga ternyata dirundung masalah. Dalam laga tandang melawan Malut United yang berakhir dengan kekalahan 0-2, Dewangga terpaksa menepi karena mengalami cedera yang sedikit mengganggu performanya.
Namun, Dewangga seolah tak mau berpasrah. Saat menumbangkan Bhayangkara FC 2-0 (21/12/2025), Dewangga kembali tampil di atas lapangan menjadi starter, meski harus ditarik keluar pada menit ke-80.
Dalam dua pertandingan terakhir Persib di Super League 2025/2026, Dewangga kembali dipercaya sebagai starter. Namun saat Maung Bandung menjamu Persija (11/1/2026), Dewangga harus memulai dari bangku cadangan saat masuk di babak kedua.
Dari total 6 pertandingannya di Super League 2025/2026, Dewangga memang belum mencatatkan kontribusi yang signifikan. Dari enam laga tersebut, Dewangga sudah turun dalam 405 menit pertandingan.
Meski demikian, Dewangga punya kesempatan besar untuk jadi tumpuan Persib di masa depan. Apalagi, usianya masih begitu muda dan hanya perlu konsisten untuk dipercaya turun sebagai starter di pertandingan.
“Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk tim dan memaksimalkan kepercayaan pelatih,” demikian kata Alfreandra Dewangga sebagaimana dikutip infoJabar dari laman resmi Persib Bandung, Sabtu (16/1/2026).
