Pantangan dan Anjuran Makanan bagi Penderita Vertigo

Posted on

Vertigo adalah kondisi yang menyebabkan penderitanya merasakan pusing berputar, seolah-olah tubuh atau lingkungan di sekitarnya bergerak. Kondisi ini sering disertai mual, muntah, keringat dingin, serta gangguan keseimbangan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan Kementerian Kesehatan RI, vertigo terbagi menjadi dua jenis, yaitu vertigo perifer yang disebabkan gangguan pada telinga bagian dalam dan vertigo sentral yang terjadi akibat gangguan pada otak atau sistem saraf pusat.

Selain pengobatan medis, pola makan untuk vertigo juga berperan penting dalam membantu mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan gejala. Berikut ini daftar makanan yang baik dikonsumsi serta makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita vertigo.

Jahe merupakan salah satu makanan alami yang sering direkomendasikan untuk vertigo. Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan dikenal efektif dalam meredakan mual, muntah, serta pusing.

Kandungan senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, dan zingeron dapat membantu menenangkan sistem saraf dan melancarkan peredaran darah. Jahe dapat dikonsumsi sebagai air rebusan, teh jahe, atau dicampurkan ke dalam masakan.

Pisang mengandung kalium yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh. Penumpukan cairan di telinga bagian dalam dapat memicu vertigo, sehingga konsumsi pisang dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Buah ini juga mudah ditemukan, terjangkau, dan praktis dikonsumsi setiap hari.

Bayam termasuk sayuran yang baik untuk penderita vertigo karena kaya akan vitamin E dan magnesium. Vitamin E membantu menjaga elastisitas pembuluh darah, sementara magnesium berperan dalam menjaga fungsi saraf.
Kombinasi nutrisi ini membantu melancarkan aliran darah ke otak dan mengurangi rasa pusing.

Alpukat mengandung vitamin B6 dan magnesium yang mendukung kesehatan sistem saraf. Konsumsi alpukat secara rutin dapat membantu mengurangi gejala vertigo dan menjaga stamina tubuh.

Alpukat dapat dikonsumsi langsung, dijadikan jus, atau sebagai campuran makanan sehat lainnya.

Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat memperparah gejala vertigo. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan air putihsetiap hari sangat penting.

Minum air putih membantu menjaga volume darah, melancarkan aliran darah ke otak, serta mencegah sakit kepala dan pusing.

Stroberi merupakan buah yang kaya vitamin C dan antioksidan. Mengutip dari Miracle-Ear, vitamin C dapat membantu melindungi sel-sel halus di telinga bagian dalam dari kerusakan akibat radikal bebas.

Dengan demikian, stroberi dapat membantu mengurangi risiko kambuhnya vertigo.

Kuning telur adalah sumber vitamin D yang baik. Asupan vitamin D yang cukup diketahui dapat membantu mengurangi gejala pusing pada penderita vertigo.

Sebaliknya, kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko gangguan keseimbangan.

Serai memiliki efek menenangkan yang dapat membantu meredakan mual dan pusing. Serai dapat dikonsumsi sebagai teh herbal atau air rebusan.

Cara membuatnya cukup mudah, yaitu dengan merebus batang serai yang telah dipotong dalam air hingga mendidih, lalu disaring sebelum diminum.

Alkohol dapat memperburuk pusing, mual, dan gangguan keseimbangan. Selain itu, alkohol juga menyebabkan dehidrasi yang dapat memicu vertigo kambuh.

Makanan tinggi garam dapat mengganggu keseimbangan cairan di telinga bagian dalam. Oleh karena itu, penderita vertigo sebaiknya membatasi konsumsi makanan asin.

Makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan memicu sakit kepala, sehingga berpotensi memperparah vertigo.

Kafein yang terdapat pada kopi, teh tertentu, cokelat, dan minuman energi dapat meningkatkan dengungan di telinga dan memperburuk gejala vertigo, seperti dilansir dari Align Wellness Center.

Konsumsi makanan pedas berlebihan dapat memengaruhi aliran darah dan memicu rasa pusing pada penderita vertigo.

Makanan yang Baik untuk Penderita Vertigo

1. Jahe

2. Pisang

3. Bayam

4. Alpukat

5. Air Putih

6. Stroberi

7. Kuning Telur

8. Serai

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Vertigo

1. Alkohol

2. Makanan Asin

3. Makanan Tinggi Gula

4. Kafein

5. Makanan Pedas



Alkohol dapat memperburuk pusing, mual, dan gangguan keseimbangan. Selain itu, alkohol juga menyebabkan dehidrasi yang dapat memicu vertigo kambuh.

Makanan tinggi garam dapat mengganggu keseimbangan cairan di telinga bagian dalam. Oleh karena itu, penderita vertigo sebaiknya membatasi konsumsi makanan asin.

Makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan memicu sakit kepala, sehingga berpotensi memperparah vertigo.

Kafein yang terdapat pada kopi, teh tertentu, cokelat, dan minuman energi dapat meningkatkan dengungan di telinga dan memperburuk gejala vertigo, seperti dilansir dari Align Wellness Center.

Konsumsi makanan pedas berlebihan dapat memengaruhi aliran darah dan memicu rasa pusing pada penderita vertigo.

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Vertigo

1. Alkohol

2. Makanan Asin

3. Makanan Tinggi Gula

4. Kafein

5. Makanan Pedas