Nasib Kalajengking Jumbo Usai ‘Bertarung’ dengan Warga Sukabumi

Posted on

Sukabumi

Teror kalajengking jumbo yang menyatroni rumah warga di Perumahan Frinanda Bhayangkara, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berakhir setelah hewan tersebut dievakuasi ke habitat baru.

Hewan berbisa yang sempat mengamuk itu kini telah dibuang ke area rawa-rawa yang jauh dari jangkauan warga.

Vano, remaja yang sempat terlibat ‘duel’ dengan kalajengking tersebut, memastikan predator berukuran sebesar telapak tangan itu tidak akan lagi mengusik ketenangan keluarganya.

Tak mau ambil risiko, ia bersama rekannya memboyong hewan agresif itu ke area rawa terpencil.

“Tadi langsung dibawa bareng teman ke area rawa-rawa yang lokasinya jauh dari pemukiman. Saya pastikan posisinya sudah aman, tidak mungkin merayap balik ke rumah warga,” ujar Vano kepada, Jumat (20/2/2026).

Menariknya, proses pembuangan ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Vano tak berani membuka kembali tutup wadah plastik yang mengurung kalajengking hitam pekat tersebut.

Alhasil, kalajengking itu dibuang hidup-hidup beserta toplesnya ke tengah rawa. Vano beralasan, sifat agresif sang kalajengking yang berkali-kali mencoba menghujamkan sengat ekornya saat penangkapan tadi membuat dirinya waswas.

Ia khawatir jika tutup toples dibuka, hewan itu justru akan menyerang balik atau melarikan diri ke arah permukiman lagi.

“Dibuang sekalian sama toples-toplesnya ke rawa. Pas ditangkap saja galaknya minta ampun, ekornya nyerang terus ke gagang sapu. Daripada nanti pas dilepas malah nyerang tangan, lebih baik dibuang satu paket (dengan wadahnya),” tegas Vano.

Diberitakan sebelumnya, seekor kalajengking berukuran tak lazim sempat masuk ke rumah warga di Palabuhanratu tepat saat waktu sahur menjelang imsak.

Hewan tersebut sempat memberikan perlawanan sengit dengan mencoba menyengat gagang sapu yang digunakan warga untuk mengevakuasinya.

Selain kalajengking, Vano menyebut kawasan tempat tinggalnya memang rawan disatroni satwa liar. Ular juga dilaporkan sering muncul dan menyelinap ke dalam rumah warga sekitar.