Bandung –
Kawanan anjing menyerang manusia di Kota Bandung, Jawa Barat. Lokasi kejadiannya berada di RW 10, Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, yang merupakan kawasan padat penduduk.
Kasus ini pun kini berakhir damai. Pemilih hewan maupun keluarga korban sudah bertemu dan sepakat menyelesaikan masalah itu dengan kekeluargaan.
Plt Lurah Warungmuncang Ratnawati mengatakan korban gigitan anjing diketahui bernama Kaamisha Nabila, putri dari Fian Abdurahman, warga Jalan Cibuntu Tengah RT 04 RW 10, Kelurahan Warungmuncang. Sementara pemilik anjing teridentifikasi atas nama Tedi S, warga Jalan Halteu Utara RT 10 RW 12, Kelurahan Dungus Cariang, Kecamatan Andir.
“Korban sudah dimediasi dan sepakat damai. Proses ini disaksikan langsung oleh Bhabinkamtibmas, serta jajaran pengurus RW dan RT setempat,” katanya, Sabtu (31/1/2026).
Ia mengatakan, dari hasil mediasi, pemilik anjing mengakui ada unsur kelalaian soal kejadian ini. Insiden bermula ketika anjing peliharaannya lepas dari kandangnya yang ternyata dalam kondisi tidak terkunci.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak pemilik langsung memfasilitasi penanganan medis bagi korban sesaat setelah kejadian. “Anak yang digigit sudah dibawa langsung ke Rumah Sakit Pindad untuk ditangani dan mendapatkan suntikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, dari rekaman CCTV yang dilihat pada Jumat (30/1/2026), kejadian ini terjadi di jalan gang padat penduduk. Lima ekor anjing berwarna hitam terlihat berlari. Awalnya, mereka mendekati seorang kurir paket yang kemudian menghindar.
Dari arah berlawanan, datang seorang pria yang berjalan dengan dua bocah perempuan. Hanya satu dari lima anjing tersebut yang kemudian melakukan penyerangan.
Mengetahui kedatangan anjing, pria dan dua anak itu langsung berjalan memepet tembok. Anjing yang menyerang itu langsung menerjang. Pria tersebut segera mengangkat dan menggendong anak yang lebih kecil, sementara anak satunya berhasil melarikan diri dengan cepat.
