Jerit Keluarga Lansia di Bandung Korban Pemukulan: Kami Ingin Keadilan

Posted on

Nasib nahas menimpa Ade Dedi (62) warga Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung. Ia meninggal dunia setelah dianiaya pemuda bernama Dika Restu Wibowo (21).

Penganiayaan itu terjadi di sebuah minimarket yang berada di kawasan Bundaran Cibiru, Jalan AH Nasution, Selasa (6/1) dini hari. Saat kejadian, Ade menegur Dika yang mencuri di minimarket tersebut.

Namun teguran itu justru memantik emosi Dika. Ia kemudian terlibat cekcok dengan Ade sebelum melakukan pemukulan terhadap korban. Akibat pemukulan itu, korban ambruk setelah dipukul pada bagian rahang dan diinjak.

Karena penganiayaan itu, Ade yang merupakan seorang Linmas ini dilarikan ke RSUD Bandung untuk menjalani perawatan. Ia sempat kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Insiden itu membuat keluarga Ade berduka. Menurut pengakuan Linda (19) yang merupakan cucu korban, sang kakek saat kejadian hanya bermaksud untuk menasehati pelaku.

“Ada pencurian di Alfamart. Pelaku menyembunyikan makanan di jaket seperti yang terlihat di CCTV. Abah saya keamanan di sana, niatnya cuma ingin meluruskan karena beliau Linmas, namun malah berujung kekerasan,” kata Linda saat dikonfirmasi, Selasa (13/1).

Menurut Linda, karena pemukulan itu Ade mengalami luka parah di bagian kepala. Bahkan korban disebut mengalami pecah pembuluh darah karena peristiwa itu.

“Setahu aku pecah pembuluh darahnya,” ujarnya.

Dengan adanya insiden itu, Linda berharap pelaku mendapat hukuman setimpal. Pelaku sendiri diketahui telah ditangkap dan ditahan di Polrestabes Bandung.

“Tidak kenal sama sekali karena pelaku bukan orang asli Bandung. Kami ingin ada keadilan terkait hukumannya,” ucap Linda.