Bandung –
Surya Firmansyah (50), pria asal Kota Bekasi, memilih mengisi waktunya dengan melancong ke berbagai masjid bersejarah. Meski usianya tak lagi muda, ia telah mendatangi 249 masjid yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia.
Surya dan istrinya mendatangi setiap masjid dengan tujuan untuk mengabadikannya di platform media sosial. Jejak perjalanan tersebut dilakoninya sembari mengisi waktu di usia senja.
Sebanyak 134 kota di Indonesia telah disinggahinya sejak tiga bulan lalu pada Desember 2025. Salah satu yang menjadi daya tarik baginya adalah Masjid Agung Al Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung.
Selepas beribadah, dirinya tampak sibuk menggunakan ponsel untuk merekam berbagai sudut masjid. Sesekali ia terlihat menjelaskan sejarah masjid tersebut melalui layar ponselnya.
“Awalnya sebetulnya dari keinginan punya dokumentasi tentang tempat-tempat di Indonesia. Salah satunya kita sebagai Muslim, ada masjid agung ya. Ternyata masjid agung di Indonesia itu banyak sekali, bahkan dengan keunikannya dan keanekaragamannya,” ujar Surya, saat ditemui, Rabu (25/2/2026).
Surya mengungkapkan, setiap video yang dibuatnya bertujuan untuk menginformasikan lokasi masjid di setiap daerah kepada masyarakat, termasuk mengenai sejarah dan kondisi masjidnya.
“Saya menginformasikan kondisi masjidnya, tempat wudunya, toiletnya, area parkirnya, termasuk lokasinya di mana dan di jalan apa. Jadi lebih kepada memberikan informasi. Nanti orang yang melihat bisa menilai dan menjadi paham,” katanya.
Surya mengaku aktivitas tersebut dilakukan dengan menggunakan mobil. Selama perjalanan, ia kerap ditemani sang istri.
“Memang niatnya setelah menyelesaikan pekerjaan, saya ingin keliling Indonesia, salah satunya dengan mendatangi masjid-masjid. Dari keliling itu tentu harus ada tujuan. Salah satunya adalah mengelilingi masjid-masjid agung yang ada di Indonesia,” jelasnya.
Menurutnya, sebanyak 15 provinsi telah dilaluinya dalam melakukan perjalanan tersebut. Di antaranya Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Pulau Flores, hingga Pulau Sulawesi-mulai dari Sulawesi Utara sampai Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah sudah didatangi berbagai pulau. Total dengan masjid yang hari ini saya datangi sudah 249 masjid, di 15 provinsi dan 134 kota. Tinggal pulaunya Sumatera, Kalimantan, dan Papua yang belum didatangi. Insya Allah menyusul, semoga ada waktu, kesehatan, dan rezekinya,” ungkapnya.
Surya menyebutkan, satu kali perjalanan biasanya memakan waktu kurang lebih satu bulan. Setelah itu, ia kembali ke rumah dan beberapa hari kemudian langsung berangkat kembali.
“Yang pertama nonstop selama 1 bulan. Setelah itu kembali dulu ke rumah. Lalu jalan lagi hampir 1 bulan, sekitar 27 hari. Waktu itu sampai ke NTT. Sekarang sudah kembali lagi, karena tempat tinggal saya di Jawa Barat, Bekasi,” bebernya.
Menurutnya, terdapat beberapa masjid yang memiliki keunikan dan ciri khas. Salah satunya masjid yang berada di atas laut, yaitu Masjid Terapung B.J. Habibie di Parepare.
“Kemudian ada Masjid Raya di Alun-Alun Bandung, Masjid Al-Jabar, masjid di Ciamis, Tasikmalaya, masjid peninggalan wali di Jawa Tengah seperti Masjid Agung Demak, Masjid Sunan Kalijaga, Masjid Sunan Ampel di Surabaya dengan arsitekturnya, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yang merupakan masjid terbesar kedua setelah Istiqlal,” ungkapnya.
“Istiqlal sudah pasti jadi kebanggaan kita. Jadi banyak sekali masjid di Indonesia, dan kalau diminta meranking rasanya sulit karena hampir semuanya bagus,” tambahnya.
Semua perjalanannya tersebut diabadikan dan diunggah ke media sosial YouTube. Dia berharap tujuannya bisa memberikan informasi kepada umat Muslim terkait masjid-masjid yang ada di daerah.
“Harapannya juga bisa memakmurkan masjid, karena semakin banyak orang datang untuk ibadah dan wisata religi,” pungkasnya.
