Pangandaran –
Bagi sebagian siswa, sekolah merupakan ruangan belajar yang nyaman dan menyenangkan. Di samping itu, menjadi tempat bercengkerama dengan teman saat jam istirahat.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Namun, tak hanya itu semua itu bagi Khoenunisa (11), siswi di SDN 2 Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Sekolah baginya juga merupakan tempat mencari uang untuk menutupi kebutuhannya dalam menuntut ilmu.
Ia tinggal bersama neneknya dan ikut berjualan di sela-sela waktu sekolah. Meski demikian, jam kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu. Pasalnya, Khoenunisa berjualan sebelum masuk jam pelajaran dan saat istirahat.
Sejak pagi, ia pun sudah menyiapkan dagangan untuk pergi ke sekolah. Sebelum masuk jam pelajaran, dirinya sudah menawarkan jualan kepada siswa ataupun guru yang sudah datang. Adapun yang dirinya jual merupakan sate toe.
Siswi Penjual Toe, Khoenunisa mengaku tidak malu sekolah sambil berjualan. “Gak malu, bantu nenek jualan sate juga. Untuk keperluan sekolah,” kata Khoenunisa, Senin (2/2/2026)
Dirinya sama sekali tidak pernah merasa berbeda dari teman yang laiinya, bahkan menjadi jembatan rasa empati dari siswa lain. “Nggak apa-apa yang penting temen-temen di kelas juga baik. Jarang ada yang becanda soal dagangan,” katanya.
Ia mengatakan tidak ada paksaan dari sang nenek untuk bantu jualan toe miliknya. “Bantu-bantu nenek buat beli kebutuhan sekolah,” ucapnya.
Respon Wali Kelas
Wali Kelas Khoenunisa, Silviana, mengatakan sudah mengetahui sejak masuk kelas 5 SD jika muridnya suka berjualan sate toe. “Dia anaknya rajin, berjualan di sekolah tidak sendiri, tetapi dia membantu neneknya juga,” ucap Silviana kepada, Senin (2/2/2026).
Menurutnya, waktu jualan yang dilakukan Khoenunisa tidak mengganggu jam pelajaran sekolah lantaran di waktu sebelum masuk dan jam istirahat. “Alhamdulillah waktu belajar dia fokus belajar. Jadi jualannya pagi sebelum masuk dan waktu istirahat,” katanya.
Silviana menyebutkan jika perilaku Khoenunisa sangat santun saat sekolah, maka tak salah jika banyak yang bersahabat dengannya. “Baik orangnya, santun, makanya dia banyak temannya di sekolah,” ucapnya.
