Sebuah truk bermuatan air mineral dan botol susu kemasan mengalami kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Cagak, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (15/1/2026). Lalu lintas di lokasi sempat padat dan dialihkan sementara.
Kanit Gakkum Polresta Bandung IPTU Liliem membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya. Muatan air mineral dan botol susu kemasan langsung tumpah ke jalan hingga mengenai rumah warga.
“Iya benar kejadiannya tadi sekitar jam 17.00 WIB. Kami langsung evakuasi truk tersebut,” ujar Liliem kepada infoJabar.
Peristiwa tersebut bermula saat truk bermuatan air mineral dan botol susu kemasan melaju dari Cileunyi dengan tujuan ke Garut. Saat tiba di lokasi, sopir truk tersebut diduga kurang berkonsentrasi.
“Iya diduga sopir kurang konsentrasi. Kendaraan oleng ke sebelah kanan, menyerempet mobil Xpander, lalu menabrak tiang listrik besi. Kemudian menabrak benteng warga dan kendaraan terbalik,” katanya.
Muatan yang ada di dalam truk tersebut langsung tumpah berhamburan ke jalan dan ke rumah warga. Setelah itu, polisi langsung menjaga muatan tersebut untuk menghindari penjarahan.
“Sebagian tumpah, sebagian masih ada di mobil. Oleh karena itu, yang di dalam mobil itu dievakuasi (diturunkan) terlebih dahulu. Setelah itu kendaraan baru bisa diderek,” jelasnya.
Pihaknya mengungkapkan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, hanya sopir truk yang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan pengobatan.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
“Untuk korban jiwa, alhamdulillah tidak ada. Untuk luka, hanya sopir truk yang luka ringan, yaitu hanya tergores di tangan,” ucapnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan lalu lintas tersebut. Namun, menurutnya, saat ini penyebabnya adalah kelalaian sopir truk.
“(Diduga rem blong) Kalau itu harus ada pembuktian, harus dicek dulu. Untuk sementara, kelalaian sopir. Untuk rem blong itu harus dicek dulu melalui ramp check oleh Dishub,” kata Liliem.
Petugas gabungan langsung melakukan evakuasi truk tersebut.
“Kendaraan sudah selesai dievakuasi pada pukul 19.00 WIB. Kalau macet tidak ada, karena kami bersama petugas lainnya, di pertigaan Cagak, mengalihkan arus ke arah Kadungora (Garut). Sebagian kendaraan dialihkan. Kendaraan kecil masih bisa masuk. Jadi tidak terjadi antrean,” pungkasnya.
