Banjir Majalaya, Bupati Bandung Dorong Normalisasi Sungai Cisunggalah

Posted on

Kabupaten Bandung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung berupaya menangani korban banjir di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.

Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung meninjau ke lokasi banjir bandang pada Jumat (13/2/2026). Banjir bandang tersebut terjadi setelah tanggul Sungai Cisunggalah jebol, dan air langsung mengalir deras ke permukiman warga.

“Hari ini saya berkunjung ke lokasi kejadian banjir bandang akibat jebolnya Sungai Cisunggalah yang di Majalaya menuju ke Panyadap,” ujar Dadang kepada awak media.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut membuat 310 Kepala Keluarga (KK) dan sekitar 660 jiwa terdampak. Sebanyak lima rumah rusak ringan dan tujuh rumah mengalami rusak berat.

“Ada 7 rumah yang parah, dan sisa rumah lainnya lagi pembersihan,” katanya.

Dadang meminta agar Sungai Cisunggalah segera dinormalisasi. Normalisasi tersebut terutama mencakup pelebaran sungai, yang harus dikembalikan ke lebar awal delapan meter.

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau lokasi banjir Majalaya Foto: Istimewa/dok Humas Pemkab Bandung

“Sungai Cisunggalah ini harus dikembalikan lebarnya kepada semula. Kan semulanya ini 8 meter, kita kembalikan 8 meter. Maka Pak Kades nanti akan Musdes dengan Pak Camat dan BBWS siap untuk bisa mengembalikan lagi lebar sungai,” jelasnya.

Pemkab Bandung akan memberikan bantuan rehabilitasi sementara kepada delapan unit rumah yang terdampak, baik rusak berat, sedang, maupun ringan. Pemkab juga memberikan bantuan makanan dan obat-obatan kepada korban.

“Solusi bagi rumah yang berdekatan dengan sungai, mereka akan dialihkan sementara evakuasi, dan diberikan biaya kontrak. Nah, sehingga nanti pas perbaikan dan sebagainya, ini bisa dilakukan oleh kita, baik oleh BBWS maupun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Dia menambahkan meminta warga bisa mengutamakan mitigasi bencana supaya peristiwa tersebut tidak terulang. Ia juga meminta warga yang berada di bantaran sungai agar lebih waspada.

“Saya juga mohon kesadaran kepada seluruh warga yang berdampingan dan berbatasan atau langsung berbatasan dengan pinggir sungai, ya itu lebih hati-hati lagi,” pungkasnya.