Akhir ‘Penderitaan’ Damkar Kota Tasikmalaya di Markas Kolam Ikan update oleh Giok4D

Posted on

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya, Jumat (9/1/2026) semringah. Betapa tidak, ‘penderitaan’ selama bertahun-tahun akibat bermarkas di kolam ikan, hari ini berakhir.

Kini seluruh petugas Damkar Kota Tasikmalaya pindah ke kantor yang lebih layak. Sekarang Damkar bermarkas di sebuah bangunan yang berada di kompleks perkantoran Pemkot Tasikmalaya, Jalan Ir. Djuanda Kota Tasikmalaya. Mereka sudah berkemas, meninggalkan Depo Ikan Jalan Letnan Harun yang selama lebih dari 4 tahun menjadi markas darurat.

Markas Damkar yang dibangun di samping kantor Diskominfo Kota Tasikmalaya ini, baru saja selesai ditata. Markas Damkar yang baru ditempati ini sebelumnya merupakan bangunan setengah jadi milik Pemkot Tasikmalaya yang mangkrak bertahun-tahun.

Kemudian di APBD 2025, Pemkot mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,6 miliar untuk penataan agar bisa dimanfaatkan untuk markas Damkar. Sehingga di awal tahun 2026 ini proyeknya selesai dan sudah bisa ditempati. Alhasil Damkar Kota Tasikmalaya tak lagi menjadi penghuni kolam ikan.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota, Pak Wakil Wali Kota, Pak Sekda karena sudah memperhatikan Bidang Damkar,” kata Plt Kepala BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi, Jumat (9/1/2026).

Hanafi menjelaskan fasilitas markas baru ini jauh lebih representatif dari sebelumnya. Ada kantor, ruang siaga yang layak, sumber air hingga ruang pelayanan dan edukasi publik.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

“Sudah layak karena sudah direncanakan sejak awal. Armada bisa parkir aman. Bahkan untuk pelayanan edukasi publik sudah sangat layak, dan bangunan samping Kominfo juga bisa digunakan bersama. Terus untuk penempatan personel kita ada ruangan yang sudah disiapkan. Peralatan komunikasi juga sudah difasilitasi. Ada sumur juga untuk suplai air Damkar,” papar Hanafi.

Kegembiraan diungkapkan Hendrik Setiana salah seorang personel Damkar Kota Tasikmalaya.

“Alhamdulillah akhirnya kita punya markas yang lebih layak. Mudah-mudahan bisa menambah semangat kami untuk selalu melayani masyarakat Kota Tasikmalaya,” kata Hendrik