Keheningan dini hari di Jalan AH Nasution, Kota Bandung, pecah oleh kecelakaan tragis. Tepat pada Selasa (6/1/2025) sekitar pukul 03.15 WIB, dua kendaraan bertabrakan di depan bangunan LPTQI No. 247, Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati. Insiden itu merenggut satu nyawa di lokasi kejadian.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat dan sebuah kendaraan roda empat Daihatsu Blind Van. Sepeda motor tersebut dikendarai DMR, warga Cibeunying Kidul, sementara mobil Blind Van dikemudikan Ahmad Jaelani, warga Cililin, Kabupaten Bandung Barat.
Benturan keras tak terhindarkan. Tubuh pengendara motor terpental dan tergeletak tak bernyawa di badan jalan. Petugas yang tiba di lokasi memastikan korban meninggal dunia di tempat.
“Korban dalam kejadian ini, pengendara motor berinisial DMR, meninggal dunia di tempat kejadian,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengungkap kronologi peristiwa yang terjadi dalam hitungan info namun berujung fatal. Saat itu, korban melaju dari arah Cibiru menuju Cicaheum.
“Sewaktu melaju dari arah timur ke barat di Jalan AH Nasution, setibanya di tempat kejadian perkara, tepatnya di depan bangunan LPTQI, kendaraan korban oleng dan melewati garis marka tidak terputus ke jalur kanan (berlawanan arah), sehingga bertabrakan dengan kendaraan Daihatsu Blind Van yang dikemudikan Ahmad Jaelani yang melaju dari arah berlawanan, yakni dari barat ke timur,” jelasnya.
Akibat tabrakan tersebut, DMR mengalami luka berat yang fatal. Jasad korban kemudian dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi menduga faktor kelalaian menjadi penyebab utama kecelakaan ini. “Hasil penyelidikan sementara, korban diduga tidak berkonsentrasi saat berkendara. Penyebab kecelakaan merupakan faktor manusia,” ungkap Fiekry.
Ia memastikan kondisi kendaraan dan lingkungan sekitar tidak menjadi faktor pendukung kecelakaan. Kedua kendaraan dinyatakan layak jalan, cuaca cerah, dan kondisi jalan dalam keadaan baik.
“Lebar badan jalan sekitar 7 meter, dilengkapi garis marka dan median jalan. Kondisi jalan beraspal kering serta tidak terdapat persimpangan di sekitar lokasi kejadian,” pungkasnya.
