15 Menit ‘Pertarungan’ Melawan Ular Sanca 15 Kilogram di Kuningan baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Kuningan

Seekor ular sanca sepanjang 3,5 meter dengan berat 15 kilogram ditangkap petugas Pemadam Kebakaran Kuningan. Itu terjadi setelah ular tersebut memangsa seekor angsa milik warga di Desa Kramatwangi, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan Andri Arga Kusuma memaparkan, awalnya sang pemilik angsa, Marjuk, merasa kehilangan salah satu angsa miliknya pada Kamis (26/2). Tak lama kemudian, sekitar pukul 13.55 WIB, Marjuk mendapatkan laporan dari warga bahwa ada seekor ular yang bersembunyi di kebun talas miliknya.

Setelah dicek, Marjuk melihat ular berukuran besar tersebut berada di kebun talas yang lokasinya berdekatan dengan kandang ayam dan permukiman warga. Karena khawatir predator tersebut memangsa ternak lain atau membahayakan warga, Marjuk langsung menghubungi Damkar Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi.

“Sebelumnya memang sempat kehilangan angsa. Terus terima laporan dari warga yang sedang memetik daun talas di kebun bahwa ada ular jenis Sanca di kebun milik Pak Marjuk. Karena posisi ular juga dekat ke pemukiman dan kandang ayam dan dikhawatirkan akan membahayakan warga sehingga Marjuk langsung menghubungi Damkar,” tutur Arga, Kamis (26/2/2024).

Merespons laporan tersebut, Damkar Kuningan segera menerjunkan lima personel ke lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, ular diketahui telah berpindah ke area kebun di pinggiran sungai. Arga menjelaskan, medan yang terjal serta ukuran ular yang cukup besar sempat menyulitkan petugas dalam proses evakuasi.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Namun, setelah berjibaku selama 45 menit, ular sanca tersebut akhirnya berhasil diamankan. Ular yang diduga baru saja memangsa seekor angsa itu memiliki berat 15 kilogram dengan panjang mencapai 3,5 meter.

“Ular panjang sekitar 3,5 meter dan berat badan perkiraan 15 kilogram karena kebetulan telah memangsa seekor angsa. Kesulitannya medan yang terjal, sehingga petugas harus turun ke lokasi sungai dengan hati-hati. Selesai evakuasi sekitar pukul 15.00 WIB, ” tutur Arga.

Menyikapi kejadian tersebut, Damkar Kuningan mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap keberadaan hewan liar, khususnya ular yang kerap masuk ke area permukiman atau peternakan.

Jika menemukan ular, masyarakat diminta untuk tidak panik dan tidak mencoba menangkapnya sendiri. Segera hubungi pihak berwenang atau petugas pemadam kebakaran untuk penanganan yang aman.